Cara memperpanjang SIM Di Bukittinggi
Syarat :
1. Minta surat Keterangan Sehat di Apotik Multazam.
Ukur tinggi, berat badan, golongan darah, pekerjaan. Ukur tekanan darah, membaca tulisan berwarna. Bayar Rp. 50 rb.
2. Meminta surat keterangan psikologi.
Tes mencocokkan gambar dengan angka
Menggambar pohon (tdk boleh beringin, kelapa dll) atau gambar orang seluruh badan yang sedang melakukan apa.
Bayar 150 rb
3. Photo copy KTP
4. Menyerahkan (point 1,2 dan 3 tadi) ke kantor polisi di bagian pengurusan SIM ( samping RS. Stoke Nasional).
5. Bayar untuk :
- mengurus SIM A Rp. 120rb untuk buat baru, Rp 80 rb utk perpanjangan
- mengurus SIM C Rp. 100 rb baru, Rp. 75 rb perpanjangan
6. Mengisi data diri
7. Serahkan dan tunggu antrian untuk pengambilan sidik jari dan photo.
8. Tunggu sebentar dan selesai.
Sabtu, 30 September 2017
CARA MEMPERPANJANG SIM
Sabtu, 30 Juli 2016
Kamis, 10 September 2015
Menulis, Peluang Profesi yang Akan Datang
Profesi menulis termasuk profesi yang kurang banyak pesaingnya dan kurang diperebutkan. Padahal dengan menulis sudah banyak contoh nyata yang membuat si penulis terkenal bahkan meraup keuntungan dari hasil tulisannya, tentu saja lewat kepiawaiannya merangkai kata. Seperti dalam bentuk puisi karya Bapak Taufik Ismail, atau mencurahkan pengalaman masa kecil hingga dewasa yang menggugah motivasi si pembaca seperti Novel karya Andrea Hirata dengan Laskar Pelangi-nya dan Muhammad Subhan dengan Rinai Kabut Singgalang dan Rumah di Tengah Sawah yang baru saja bedah novel dengan panelis Irzen Hawer dan Lily asnita dengan moderator Linda Hevira, atau gaya bahasa yang kocak disampaikan oleh Raditya Dika. Tidak selalu kamu harus bisa nulis sebuah buku atau novel seperti mereka. Dari mencurahkan ide, gagasan, trik dan pengetahuan yang berasal dari pengalaman sendiri, pengalaman orang lain serta dari apa yang pernah kamu baca dan lihat itu saja sudah cukup untuk dituliskan.
Profesi menulis bisa jadi salah satu profesi yang menjanjikan di masa yang akan datang. Karena profesi pegawai negri yang diperebutkan nanti akan bersaing dengan komposisi 1 : 1000 orang.
Di zaman ini, sepertinya kita harus kreatif mencari segala kemungkinan, apalagi kita juga ikutan bersaing dengan tenaga asing di Era pasar bebas ini. Dan itu sudah terjadi dari sekarang. Apalagi yang dapat kita diandalkan, selain kemampuan berkomunikasi secara lisan, komunikasi secara tulisan pun wajiib kita punyai.
Khusus yang berhubungan dengan dunia kepenulisan. Profesi menulis termasuk profesi yang tidak banyak membutuhkan modal. Hanya laptop atau bahkan dari HP (Smartphone) saja kita bisa mengirim email atau mengisi blog sendiri, hmm..selain mengisi status di fb atau baca-baca status orang lain he..he..ayo ngaku..
Banyak manfaat yang dapat diambil dengan menulis, selain bisa menghasilkan sebuah karya, berupa puisi dan cerpen di bidang sastra, atau kamu bisa menulis artikel dan karya tulis ilmiah jika kamu tipe orang yang suka dengan angka dan data statistik. Dari segi ibadah, yang pasti dapat pahala, karena dari sebuah tulisan dapat membuat pembacanya terinspirasi dan termotivasi, bahkan jika kamu secara kontinu menulis, maka para pembaca akan selalu menunggu-nunggu cerita atau kisah kamu yang lainnya. He..he..jadi seleb dong...Mungkin latihannya dari blog sendiri juga bisa, lalu baru mengirimnya ke media online lain. Dan siapa tahu, nantinya kamu juga bisa buat buku sendiri dengan cara self publishing.
Hmm. jadi kalau seandainya ada guru atau dosen kamu yang menyuruh tugas dalam bentuk tulisan, waduh mestinya kamu harus bersyukur dech sama guru atau dosennya, 'cause dengan kemampuan menulis lebih dini, maka gerbang kesuksesan akan menanti kamu kelak. Sebab di dunia kerja nantinya baik jadi pengajar ataupun pegawai, menulis karya ilmiah dan laporan kerja itu merupakan suatu keharusan. Jadi..munculkan bentuk kepercayaan diri kamu lainnya dan yuk mulai menulis dari sekarang...
oleh : Linda Hevira (Lahevi Center)
Rabu, 13 Mei 2015
SELF HYPNOSIS DAN NLP di atas Kapal
Nah..bagaimana dengan anda?
Selasa, 07 April 2015
Tips Mencari Hari Lahir
LINDA HE VI RA (Linda Herman Vitrawaty Rabu Ramadhan (oktober) Rabu, 2 Oktober 1974
Edwar Okse (Oktober Senin)
Hartono Apse (April Senin)
Hidayat Okse (Oktober Senin)
Amelia Nomi (November Minggu)
Tanggal Kelahiran
| Tanggal Masehi | : 2 Oktober 1974, Rabu Budha |
| Tanggal Jawa | : 15 Poso 1906, Rebo Wage |
| Tanggal Hijriah | : 15 Ramadhan 1394 |
| Dina, Pasaran | : Rebo, Wage |
| Windu, Lambang | : Adi, Kulawu |
| Warsa | : Jimakir |
| Wuku | : Langkir |
| Môngsô | : Kapat-Setra (18/09 s/d 12/10) |
| Sadwårå/Paringkêlan | : Paningron |
| Haståwårå/Padewan | : Indra |
| Sångåwårå/Padangon | : Tulus |
| Saptåwårå/Pancasuda | : Sumur Sinaba |
| Rakam | : Macan Kêtawan |
| Paarasan | : Aras Tuding |
Tampilan Kalender
| Poso 1906 Syawal 1906 | Oktober 1974 | Ramadhan 1394 Syawal 1394 |
| Minggu Radite | Senin Soma | Selasa Anggara | Rabu Budha | Kamis Respati | Jum'at Sukra | Sabtu Saniscara |
|---|---|---|---|---|---|---|
29
Langkir
12 Legi
|
30
Langkir
13 Pahing
|
1
Langkir
14 Pon
|
2
Langkir
15 Wage
|
3
Langkir
16 Kliwon
|
4
Langkir
17 Legi
|
5
Langkir
18 Pahing
|
6
Mandhasiya
19 Pon
|
7
Mandhasiya
20 Wage
|
8
Mandhasiya
21 Kliwon
|
9
Mandhasiya
22 Legi
|
10
Mandhasiya
23 Pahing
|
11
Mandhasiya
24 Pon
|
12
Mandhasiya
25 Wage
|
13
Jlg. pujud
26 Kliwon
|
14
Jlg. pujud
27 Legi
|
15
Jlg. pujud
28 Pahing
|
16
Jlg. pujud
29 Pon
|
17
Jlg. pujud
30 Wage
|
18
Jlg. pujud
1 Kliwon
|
19
Jlg. pujud
2 Legi
|
20
Pahang
3 Pahing
|
21
Pahang
4 Pon
|
22
Pahang
5 Wage
|
23
Pahang
6 Kliwon
|
24
Pahang
7 Legi
|
25
Pahang
8 Pahing
|
26
Pahang
9 Pon
|
27
Kr.welut
10 Wage
|
28
Kr.welut
11 Kliwon
|
29
Kr.welut
12 Legi
|
30
Kr.welut
13 Pahing
|
31
Kr.welut
14 Pon
|
1
Kr.welut
15 Wage
|
2
Kr.welut
16 Kliwon
|
3
Marakeh
17 Legi
|
4
Marakeh
18 Pahing
|
5
Marakeh
19 Pon
|
6
Marakeh
20 Wage
|
7
Marakeh
21 Kliwon
|
8
Marakeh
22 Legi
|
9
Marakeh
23 Pahing
|