INSTAGRAM

Jumat, 16 September 2011

My Activities

Hmh..
Sebelum jadwal mengajar ku dimulai..sebelum SAP disempurnakan, beberapa minggu ini aku sibuk dengan hobby2ku.
Nah di sela2 itu aku juga mengamati majalah tentang busana, Fashion TV dan Style 360. Cari ide, kali2 aja ada baju yang nanti bisa kujahit sendiri.
 
Berawal dari memperhatikan setiap tayangan di TV, aku amati bagaimana cara pengambilan photonya ,  penasaran, segera aku edit photo2 dari stock yang ada.  Wah....tanya aja sama design grafis pasti butuh waktu berjam2 sampai editan+ imaginasinya bagus..
Nggak peduli tengah malam pun kalau ada ide..terus aja buka komputer dan mulai dech...Sebenarnya aku niat juga berjam2 di depan komputer untuk membuat sebuah cerpen, tapi harus banyak belajar dulu nich, masalahnya ya itu tadi masih tertarik sama photo2, video dan mengeditnya.


 OK..program kerjaku lainnya :
  • Masih dibuka kelas : MC,  Presenter, Public Speaking, Puisi, Teater dan Acting. Belajar setiap Hari Minggu.untuk (Pelajar, Mahasiswa dan Umum)
  • Selain itu bagi ibu2 Dharma Wanita ataupun Karyawati yang ingin tampil Percaya Diri, aku masih menunggu undangannya untuk memberikan materi tentang : Kepribadian, Busana, Make Up Minimalis dan Jilbab Kreasi.
  • Juga, untuk yang mau mengadakan acara MC Resmi, Pernikahan dan Launching Product.
Jangan ragu lagi untuk Hubungi :
Uni Djan Training
Jl. Baru No. 58. Jambu Air Bukittinggi.
Call/ SMS HP : 08126767560

OK. SAMPAI JUMPA LAGI DI TKP...he..he..

Jumat, 19 Agustus 2011

Menjahit Gorden Sendiri

Jadinya di bulan puasa seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sepertinya hobby jahit menjahitku harus dipaksakan untuk dikeluarkan. Nah selain menjahit baju lebaran yang emang udah wajib, walaupun kalau aku mau Presenter di TV atau menjadi juri fashion atau baralek dll memang menjahit baju lebih aku maksimalkan biar lebih up to date gitu..he..he..
Sekarang ini, aku mau share juga nih hasil karyaku...yang lainnya

Menjahit Gorden Sendiri

Ini gorden yang keempat kalinya aku buat ya..dari yang standar di zaman dulu sampai pakai lame zaman sekarang. Ceritanya aku suka penasaran sama apasaja yang berbau fashion dan jahit menjahit, khususnya jahit lurus-lurus..he.he..Kalau lagi nonton TV pasti dech aku perhatikan bajunya...
JAdi sekarang aku mau bikin gorden yang budgetnya nggak mahal amat tapi hasil karya sendiri, ide dan kreatifitas sendiri..tapi masih kelihatan mahal he..he..
Menurut pengalaman aku membeli kain, untuk sementara aku tertarik dengan bahan mengkilat, karena lebih cendrung tahan lama, karena warnanya tidak mudah pudar tapi masih kelihatan baru terus.

Oke ..Silakan dibeli :
1. KAin gorden, bermotif atau polos.
Kalau lebarnya 2,8 m, itu bagusnya diambil memanjang saja, jadi pas dengan tinggi pintu. Beli 2,20 m dibagi dua buah untuk kiri dan kanan. Beli bahan yang jatuhnya bagus/tidak kaku.
Rumus beli kain: (lebar kusen pintu x 2 m) atau kali 2,5 m kalau mau lipitnya banyak.
Tapi kalau lebar kainnya 110, maka ambil panjang kain = tinggi pintu 2,8m . Jadi kalau untuk 1 pintu lebar kusen 90 cm. Butuh 5,6 m untuk 2 buah (kiri kanan) masing2 potong 2,8 m . Jadi lebar kain yang 110 dijadikan lipitnya.
2. Kain bahan organdi, lebar 2,8 m. Ambil memanjang untuk variasi.
3. Tassel
4. Tempat sangkutan tassel
5. Besi cristal, beli panjangnya selebar luar kusen ditambah 10 cm. (5 cm kiri, 5 cm kanan)
6. KAin keras sepanjang lipit gorden. untuk memasang bulatan diatasnya.
7. Benang warna senada. dan peralatan menjahit.

LAngkah selanjutnya :
1. Siapkan bahan
2. Obras pinggir kain
3. JAhit kain keras berlubang di bagian atas gorden
4. Jahit pinggir kain supaya rapi
5. Obras pinggir kain bahan organdi, ambil motifnya untuk variasi lebar 45 cm. .
6. Jahitkan ke bahan gorden tepat dibawah kain keras yang berlobang
7. Pasang pengait untuk mengatur jarak lipit
8. Gorden siap dipajang setelah penyangga besi dipasang
9. Pasang pengait dan tassel.
10. Ok dech..






Demikianlah Cara Menjahit Gorden Sendiri, semoga bermanfaat ya..

Jumat, 12 Agustus 2011

Dalam Kenanganmu Ibu



"Awalnya ini adalah puisi untuk mengenang almarhumah ibuku..
Sudah lama ingin menjadikannya lagu.
tapi baru muncul inspirasi ketika ada pertemuan Penulis dan Penyair
ketika gitar lama mulai kuutak atik lagi...
Alhamdulillah ...Akhirnya jadi juga.. "


Saatku terlahir ke dunia,
Sebelumnya aku
adalah bagian darimu ibu
Saatku mulai melihat
yang kulihat wajah ibu
Saatku mulai mendengar,
yang kudengar suara ibu
Saatku mulai menangis
yang mengerti bahasaku
hanyalah ibu

Ibu..
Sungguh tak bisa kulupakan jasamu
Saat sekarangpun
Saatku menjadi seorang ibu
Baru kutahu
semua bebanmu
Yang selalu tulus ikhlas mendoakanku
Dan mendukung semua asaku

Saat ini..
Walau engkau
sudah berada jauh disana
Namun
yakinlah...
Semua ini..
Kupersembahkan
hanyalah ...
untukmu ibu

Mengenang 5 tahun berpulangnya Mama Tersayang "Vitrawaty

Sabtu, 18 Juni 2011

BUNG HATTA DALAM BINGKAI SEJARAH, SOSOK TELADAN PEMIMPIN BANGSA

oleh : Linda Hevira

 ”.......
Bumi tak pernah menyudahi membuka tangan bagi perjuanganmu
meski sejarah bagai debu yang melekat di sayap burung
dan engkau menjadikan kemerdekaan negeri begitu berarti
bagi generasi kami yang tengah belajar menulis dan membaca

Engkau adalah buku, berbab-bab dalam zaman yang tak pernah habis.
            cahaya siang yang selalu ada di tengah malam
            seperti air yang mengalir dari bukit yang tinggi,
            engkau tak ingin menjadi awan di langit,
            engkau justru turun ke lembah yang paling rendah, 
menyalami rumput-rumput yang tergusur dari kehidupan duniawi
            ..........”
           
            Membaca dua bait puisi karangan Endang Supriadi , memberikan makna yang sangat dalam bagi kita semua. Di negara yang miskin teladan kepemimpinan ini sepertinya tak sanggup lagi untuk berharap hadirnya pemimpin-pemimpin baru yang “berani” memperjuangkan hati nurani.
Di tengah tantangan zaman dan rutinitas kehidupan yang semakin berat serta  munculnya krisis multidimensi  dimana-mana, pengenalan terhadap sosok Bung Hatta baik melalui "buku, puisi, dan lagu" adalah siraman air sejuk yang mendamaikan kegersangan jiwa kita akan kerinduan terhadap sosok pemimpin idola.
109 tahun yang lalu, pada tanggal 12 Agustus 1902 di Aur Tajungkang Tengah Sawah Bukittinggi, Sumatera Barat, lahirlah seorang Putra Minang, yang berasal dari sebuah keluarga, dimana ayahnya turunan ulama dan ibu turunan saudagar. Putra ini  diberi nama Mohammad Hatta. Dari ibunya, Hatta memiliki enam saudara perempuan. Ia adalah anak laki-laki satu-satunya. Hatta kecil sudah menjadi yatim, ayahnya meninggal pada saat beliau berusia delapan bulan. Kepribadiannya yang bersinar telah nampak sejak dia kecil. Kedisiplinannya terhadap waktu menjadi penanda bagi masyarakat sekitarnya bahwa “Orang Bukittinggi tidak membutuhkan arloji, cukup melihat kapan Hatta pergi sekolah, pulang sekolah dan pergi mengaji”.
Sosok Bung Hatta adalah seorang yang taat beragama, disiplin dan tegas, tetapi tetap menghargai pendapat orang lain. Sejak duduk di MULO di kota Padang, ia telah tertarik pada pergerakan. Sejak tahun 1916, timbul perkumpulan-perkumpulan pemuda seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Minahasa. dan Jong Ambon. Hatta masuk ke perkumpulan Jong Sumatranen Bond.
Beliau giat dalam pembentukan karakter dan mendidik kader-kader untuk disiplin terhadap waktu, mengatur keuangan dan pekerjaan. Ketika beliau memperjuangkan nasib rakyat Indonesia, walaupun berkali-kali dibuang dan diasingkan, para pengganti beliau tetap bisa melanjutkan perjuangan.
Bung Hatta dikenal sebagai sosok yang rajin membaca buku apa saja, sehingga ilmunya tidak terbatas kepada ekonomi, sosial dan politik saja, tetapi juga banyak mempunyai buku sastra. Tak heran jika hiburannya adalah menenggelamkan diri berjam-jam di antara rak-rak buku. Koleksi bukunya amat banyak, dan siapapun yang meminjam harus meletakkan kembali ke tempat semula.
Selain membaca, beliau juga menjadi penulis dan memberikan pidato untuk membangkitkan semangat rakyat pada saat berkunjung ke daerah-daerah di wilayah Indonesia, bahkan berpidato mewakili Indonesia di luar negri. Ketegasan beliau juga dapat kita ketahui saat berpidato di depan rakyat sehingga membuat merah muka tentara Jepang.
Sebagai seorang penulis banyak buku-buku beliau yang telah diterbitkan. Tidak hanya di Indonesia, bahkan pemikiran-pemikiran beliau pada saat berada 11 tahun di Belanda diterbitkan oleh penerbit disana dan mendapatkan honor yang banyak pada waktu itu.  Dengan uang itu beliau beserta keluarga dapat naik haji dan menolak untuk memakai uang pemerintah. Alasannya karena beliau ingin ke Mekkah sebagai rakyat biasa sama seperti orang Islam lainnya.
Di zaman penjajahan Belanda, Bung Hatta berkali-kali mengalami penangkapan dan pembuangan oleh pemerintah Belanda, antara lain ke Tanah Merah, Digul, Banda Neira, kemudian ke Sukabumi, sebelum Belanda menyerah kepada Jepang tahun 1942.
Pada dasarnya penangkapan dan pembuangan Bung Hatta disebabkan oleh penolakannya atas bujukan Belanda untuk bekerja sama walaupun digaji dengan uang yang sangat besar.
Beliau juga adalah sosok yang tidak membedakan orang dalam disiplin waktu. Suatu saat seorang duta besar ingin bertemu dengan beliau. Namun pada hari dan waktu yang ditentukan, duta besar tersebut baru datang setelah ditunggu lebih dari 30 menit. Beliau tidak ingin lagi menemuinya dan duta besar itupun menjadi malu karena keterlambatannya
Bung Hatta adalah seorang sosok pemimpin yang semua ucapannya sesuai dengan tindakannya. Di saat beliau menjabat sebagai seorang Wakil Presiden, beliau tetap seorang Demokrat, teguh dan konsekuen dalam pemikirannya, serta jujur dan tidak pernah menggunakan kekuasaannya untuk memperkaya diri. Kunjungan beliau hampir ke seluruh wilayah Indonesia tidak saja di kota-kota besar, namun beliau juga sampai ke tempat terpencil dan pedalaman, baik pada saat beliau menjadi Wakil Presiden ataupun tidak (karena mengundurkan diri sebab tidak sepaham dengan Bung Karno).
Suatu kisah yang perlu kita teladani sebagai putra bangsa adalah saat beliau diajak ke Digul untuk melihat kembali tempat pembuangan beliau. Beliau menolak untuk menerima uang saku dan meminta untuk disimpan dulu, karena uang tersebut adalah uang rakyat. Sampai disana, beliau melihat kondisi rakyat tersebut lebih menyedihkan dibanding waktu dulu. Banyak rakyat yang sakit karena daerah tersebut terpencil dan  susah dilewati. Karena harus melintasi sungai yang dihuni oleh buaya-buaya buas, terkadang bantuan obat-obatan tidak sampai kesana. Saat itu beliau berfikir untuk menyerahkan uang saku tersebut kepada penduduk disana sambil berkata : ”Ini adalah uang rakyat, sekarang sudah kembali ke tangan rakyat”.
Ketika menjadi seorang pengajar di beberapa Universitas seperti UGM, UI, UNPAD dan UNHAS, beliau menolak memakai fasilitas yang berbeda dengan dosen lainnya. Beliau juga pernah mengajar di Hawai selama 6 bulan, dan menguasai Bahasa Inggris, Belanda , Jerman dan Prancis.
Bung Hatta juga dikenal sebagai seorang pemimpin sejati yang pikirannya selalu berorientasi pada rakyat. Banyak sekali tulisannya tentang perjuangan dan cita-cita Indonesia merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur. Menurut beliau ”Rakyat adalah badan dan jiwa bangsa, dan rakyat itulah yang menjadi ukuran tinggi rendah derajat kita. Dengan rakyat kita akan naik dan dengan rakyat kita turun. Dan demokrasi dapat berjalan kalau diiringi dengan rasa tanggung jawab”.
 Sebagai bangsa Indonesa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya dalam mewujudkan Indonesai Merdeka, sudah sewajarnya bagi kita semua untuk membaca riwayat dan kisah perjuangan mereka. Tidak mudah Merdeka dari ratusan tahun dijajah secara ”fisik, mental maupun akal”. Kemerdekaan ini adaah Rahmat Tuhan yang Maha Kuasa. Usia kemerdekaan yang  ke-66 tahun ini, janganlah kita dustakan dan sia-siakan. Bung Hatta menginginkan rakyat Indonesia menjadi cerdas serta berperan di Bidang Ekonomi. Sebagai seorang Ekonom beliau mengatakan bahwa Koperasi lebih cocok untuk kemajuan perekonomian bangsa Indonesia.
            Selain itu hasil pemikiran beliau dapat kita lihat dalam Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 1 ayat 2, pasal 27 ayat 2, pasal 28, pasal 31, pasal 33 dan pasal 34. Cita-cita beliau ingin menciptakan masyarakat yang adil dan makmur, seharusnyalah juga dipunyai oleh setiap pemimpin di negeri ini, dari tingkat paling rendah sampai yang paling tinggi. Pancasila yang memuat nilai-nilai kegamaan, kemanusiaan, persatuan bangsa, kerakyatan dan musyawarah serta berkeadilan sosial harus kita terapkan.
            Sebagai penghargaan terhadap jasa beliau, pada tanggal 15 Agustus 1972,  Presiden Soeharto menyampaikan anugerah negara berupa Tanda Kehormatan tertinggi kepada Bung Hatta yaitu "Bintang Republik Indonesia Kelas I" pada suatu upacara kenegaraan di Istana Negara
Pada tanggal 10 Februari 1975, beliau membuat surat wasiat yang membuat kita terharu yang berisi :
“Apabila saya meninggal dunia, saya ingin dikuburkan di Jakarta, tempat diproklamirkan Indonesia Merdeka. Saya tidak ingin dikubur di Makam Pahlawan (Kalibata). Saya hanya ingin dikuburkan di tempat kuburan rakyat biasa, yang nasibnya saya perjuangkan seumur hidup saya”.
Sang Proklamator menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 14 Maret 1980. Beliau meninggal di Jakarta dalam usia 77 tahun. Sesuai pesan beliau akhirnya beliau dikuburkan keesokan harinya di Tempat Pemakaman Umum, Tanah Kusir, Jakarta. Seiring dengan kepergian beliau sayup-sayup kita teringat tentang sepenggal lagu Iwan Fals :
 ”Hujan air mata dari pelosok negri
Saat melepas engkau pergi
Berjuta kepala tertunduk haru
Terlintas nama seorang sahabat
Yang tak lepas dari namamu…
Terbayang baktimu, terbayang jasamu
Terbayang jelas… jiwa sederhanamu
Bernisan bangga, berkapal doa .
Dari kami yang merindukan orang
Sepertimu”
Bung Hatta, satu abad telah berlalu sejak kepergianmu. Namun bangsa ini masih saja menghasilkan generasi yang kerdil. Setiap hari negara ini selalu memberitakan dan mempertontonkan citra pemimpin yang bejad, pemimpin yang lahirnya dielukan tapi berakhir dengan keserakahan, ketidakjujuran, kediktatoran dan ketidaktegasan. Namun Engkau beda, sosok pemimpin yang langka , tanpa cela. Hampir tidak ada ruang sedikitpun untuk mencari kekuranganmu. Mungkin saja Engkau sedang menangis dalam kemarahan menyaksikan bangsa ini. Pribadi bangsa yang ramah, gotong royong dan berbudaya, sudah mulai pupus sedikit demi sedikit. Serangan penjajah dalam bentuk lain telah masuk mengacak-acak negeri yang  sudah tergadai ini. Bukannya maju dalam hal pemikiran dan perbuatan, tapi malah mundur dalam peradaban. Ketika ada yang berjuang menegakkan keadilan, segera saja dia lenyap tak berbekas. Ketika banyak rakyat yang menjerit dan menderita dalam kemiskinan dan ketidakadilan, sementara itu  pemimpinnya masih sibuk saja beretorika. Ironis memang.
Sekarang Sang Proklamator telah tiada. Sang negarawan yang merakyat, sulit dicari tandingannya. Bung Hatta, Indonesia bangga mempunyai seorang pemimpin yang tegas, jujur, sederhana dan bijaksana sepertimu. Engkau merupakan sosok teladan dan inspirasi bagi rakyat Indonesia. Engkau tidak hanya kaya dengan ilmu, tapi juga kaya dengan hati dan berani dengan iman yang kuat. Kami rindu dengan sosok pemimpin yang mempunyai kepribadian  yang amanah dan fatanah sepertimu.
Kemerdekaan memang sudah kita capai, namun perjuangan tidak akan pernah selesai. Kami juga ingin mengisi setiap ”Nafas” Arti kemerdekaan yang telah engkau perjuangkan. Terkadang kami lupa, bahwa bangsa ini lahir dari penderitaan dan darah, beratus tahun dijajah, sehingga terlena di bawah panji kebesaran pahlawannya. Walau banyak generasi muda yang lahir dan berprestasi Internasional sepertimu, kami berharap semoga saja mereka juga berani memperjuangkan nasib bangsanya sendiri, dan tetap menjunjung harga diri. Meski di negri ini, kita masih punya sejuta pemuda dan pemimpin  yang mempunyai hati nurani. Semoga saja antara pemimpin dan rakyatnya merupakan suatu barisan yang dapat bekerja sama dan sama-sama bekerja, dalam membiasakan yang benar dan tidak lagi membenarkan kebiasaan.
Kita semua bisa bersatu dalam membentuk generasi penerus sekaligus pelurus bangsa, menjadi intelektual yang profesional dan memiliki emosional yang handal. Suatu peran yang amat mulia jika kita berada di dalamnya. SEMOGA.

             

Rabu, 04 Mei 2011

JADWAL SEMESTER GENAP 2011

Senin     : Presenter Acara PESONA WANITA dan HOST ACARA CITRA DIRI LIVE at Bukittinggi Televisi
Selasa   : Ngajar di AKPER NABILA Padang Panjang, Mata Kuliah : Biokimia
Rabu     : Ngajar di STIKES FORT DE KOCK, Mata Kuliah : Kimia Keperawatan, Lokal A lalu Lokal B 
Kamis   : Editing Photo dan Video di Toko
Jumat    : Tawaran MC Pernikahan    , On Air LEGENDA di RRI Bukittinggi
Sabtu    : Ngajar di STIKES FORT DE KOCK, Mata Kuliah : Kimia Keperawatan. Lokal Bekerja
Minggu : Ngajar PRIVAT MC , Pengembangan Diri dan Profesi. Group Bekerja lalu Group Pelajar .

Rabu, 06 April 2011

AKPER NABILA 2011

Jawaban pertanyaan presentasi diterima paling lambat tanggal 7 Juni 2011, sebelum Ujian Akhir Semester.

STIKES FORT DE KOCK

TUGAS KIMIA KEPERAWATAN

  1. Sebutkan kegunaan dan contoh senyawa : alkohol, aldehid, keton, eter, ester, asam karboksilat, amina, amida bagi dunia kesehatan.
  2. Bagaimana peran viskositas dalam tubuh manusia.
  3. Sebutkan 5 buah Contoh pembuatan zat sintetik di laboratorium sebagai pengganti senyawa organik.
  4. Sebutkan 3 buah Contoh larutan elektrolit /ion di dalam tubuh, bagaimana cara tubuh mempertahankan kestabilan elektrolit dalam tubuh.
  5. Berapa gram NaOH yang dibutuhkan untuk membuat 100 ml larutan NaOH 0,1 N.  dan Bagaimana membuat larutan NaCl 15 % w/v dalam labu ukur 100 ml.

Diserahkan tanggal 11 Juni 2011 sebelum pukul 12.00 siang. Atau
Dikirim via email : lindahevira@gmail.com sebelum tanggal 11 Juni 2011

Rabu, 30 Juni 2010

Mainan Baru

Di hari libur ini..ada waktu buat menjalankan hobby..edit photo dan video..
hmh..lagi blogwalking ketemu sama Photoscape, asyik jg nich..disamping photoshine yang udah tamat aku otak atik..he..he..
Soalnya kemarin2 itu kalau aku mengedit sukanya di Microsoft Point, soalnya di Adobe photoshop agak ribet..
Tapi kadang2  di adobe dulu untuk lasso, baru bawa ke Microsoft Point, save as JPEG..jadi dech..tulisan dan gambarnya seperti photo2 di http://citrakandiri.blogspot.com/
disamping itu filenya juga nggak perlu dikompress sdh kecil sendiri...walau ada smallphoto tapi..masih suka di MP jg..
Nah ini dia hasil photoscape cerita anakku habis sunatan saat liburan di rumah familli ..he..he..























Minggu, 30 Mei 2010

10 tahun Merajut Kebersamaan , IWABRI bertekad Menciptakan Keharmonisan Keluarga

Di tengah kompetensi dunia global saat ini, persaingan yang semakin tinggi.
Pekerjaan dan tuntutan profesional telah membuat kita sibukdengan rutinitas sehari2.
Peran seorang istri harus bisa memberikan pengertian yang lebih terhadap tugas suami.
Waktu yang dulu bisa bercengkrama bersama keluarga, sekarang mungkin agak berkurang..
Disamping pemindahtugasan yang selalu berlangsung dalam rentang waktu tertentu ke seluruh wilayah nusantara, yang memang tidak mudah untuk dilalui berada dalam lingkungan yang berbeda dan membutuhkan adaptasi yang tinggi. Tidak saja sebagai karyawan baru tetapi keluarga dan anak2 dan teman barunya .
Untuk itulah pengertian  dan peran starategis dari seorang istri harus mampu memberikan aura positif terhadap setiap ritme kehidupan yang harus dilalui. Namun demikian, BRI tetap bertekad menciptakan Keharmonisan Keluarga..
Dalam memperingati HUT tersebut, rangkaian kegiatan sosial, anjang sana, bantuan ke panti asuhan, juga diberikan pelatihan singkat pencerahan oleh Ibu Linda Hevira, selain acara pisah sambut terhadap anggota dan juga ditutup dengan lomba menyanyi antar Cabang.
Semua anggota tampak bahagia, dengan perasaan puas...perjalanan masih panjang..mungkin waktu yang singkat ini tak banyak yang dapat disampaikan, tapi dalam buku Etika Profesional Sukses (oleh : Linda Hevira) , ibu2 lebih bisa belajar banyak dari sana. Terimakasih atas segala perhatian, mohon maaf bila ada yang tidak berkenan.
Selamat Sore dan Sampai Jumpa...demikian Linda Hevira menutup materinya.











25 Mei 2010...di SENDIK BRI Padang
Dalam rangkaian peringatan ulang tahun IWABRI dihadiri oleh Istri dan Karyawati PinCa SeSUMBAR juga PinWil.
Selain perpisahan dan penyambutan anggota yang baru pindah tugas, juga diisi dengan pemberian Materi :
Pencerahan oleh Linda Hevira, S.Si.














Penyerahan Cindera Mata oleh Istri PinWil kepada NaraSumber : Ibu Linda Hevira
Ibu2 ...Perkenalkan ini sahabat saya Bapak Aqua Dwipayana..seorang pakar Komunikasi, Pembicara Nasional dan juga Penulis Buku Best Seller serta teman saya Bapak Firdaus, seorang yang berpengalaman di Padang TV, Padang Ekspres dan juga di koran Sumbar bagUtara. Terimakasih sudah berbagi ilmu dengan saya Pak..














26 Mei 2010 di Kantor Cabang BRI Padang...Jl. Kartini
Sedang memberi pelatihan...
Etika dan Penampilan Profesional..termasuk Cara duduk, berdiri, berjalan, berkomunikasi dan bersosialisasi...













Waduh..terimakasih lagi atas cendera matanya ibu...Iil.(Unit Manager BRIngin Syariah)...tidak lupa juga pada Ibu Irda (telah sibuk mengkonfirmasi  saya)..
Selamat jalan Ibu Citra (Bu Samsul)..Terimakasih atas pengabdiannya selama ini..dan Semoga ibu sukses di tempat yang Baru..BRI Palmerah Jakarta)...
Terimakasih semuanya...

Sabtu, 15 Mei 2010

The Power of The Purple "IWABA" Ikatan Wanita Perbankan

oleh : Linda Hevira

Berangkat dari Bukittinggi, takut nanti jalan di Silaing putus lagi. Makanya kita prepare lebih awal. Acara yang dimulai jam setengah tiga sore, dalam Rangka Enlighment and Empowerment anggota IWABA, Ikatan Istri dan Karyawan Bank  (BI, Mandiri, BCA, BNI,BRI, BPD, NISP, Bukopin, Danamon dll...) yang berlangsung di Tee Box Cafe Padang...

Saat bertemu dengan panitia yang berada di lantai bawah, terasa hangat sekali, warna ungu yang sekarang lagi ngetrend berpadu serasi dikenakan oleh anggota IWABA. Baju kurung yang dihiasi bordir ungu dengan bawahan ungu, sangat manis sekali. Disanalah saya mulai kalimat pembuka saya dengan kata2 The Power of The Purple.

Suasana yang terasa akrab sore hari itu, dihujani dengan pertanyaan2 bagaimana cara mengembangkan diri dan profesi, sampai masalah penampilan dan trik tampil percaya diri serta trik menghadapi atasan dan teman yang kurang bersahabat. Sangat menarik sekali, setiap pertanyaan diladeni dengan baik dan jawaban yang sangat memuaskan. Karena acara dilangsungkan di tengah cafe, maka saking bersemangat dan nya, maka otomatis ada juga pihak pengunjung yang tertarik dengan topik bahasan kita.ha..ha...seru dech...mari...


Oh..ya..rencanya Bank BRI juga mengundang kita untuk memberikan pelatihan juga di Sendik BRI.
dan juga di Kantor Cabang BRI.

Mudah2an saja terlaksana dan berjalan sukses. Amin.

OK. Sekian dulu ya...karena saya lebih lancar bicara daripada menulis nich...Ceritanya dipersingkat aja ya? Mau siap2 ngajar di AMIK nich..para Generasi Muda Harapan Bangsa...semoga...













Rabu, 31 Maret 2010

Potret Pendidikan yang Ketinggalan Zaman.

Hallo..mulai lagi nich nulisnya...habis muter2 ke blog motivasi nich..akhirnya udah dech...sambung lagi yuuk..
Benar juga tuch ternyata dalam menulis itu harus bebas dari rasa takut.
Takut dibilang sombong terhadap apa yang dituliskan terhadap keseharian kita, atau takut dibilang terlalu cengeng dalam hidup ini, takut dibilang sok tahu, takut dicap sok ngartis lah, narsislah .dllnya....

Terlepas dari itu semua sebagai  seorang insan, semua orang pasti punya kelebihan dan kekurangan.
Dan tentu saja mempunyai pandangan tertentu tentang kehidupan.
Pandangan tersebut bisa jadi dilatarbelakangi oleh pengalaman, cerita, bacaan, nasehat, ataupun lingkungan.

Nah adalah sesuatu hal yang wajar ketika seseorang mempunyai pendapat yang berbeda satu dengan lainnya, asalkan disampaikan dengan cara yang benar.
Supaya kita lebih mempunyai wawasan yang luas adalah dengan menyerap informasi sebanyak2nya lewat membaca, mengalami, mendengarkan, dan setelah itu dianalisa lalu dituangkan kembali dalam bahasa sendiri melalui tulisan ataupun lisan .

Satu hal yang harus menjadi catatan penting dalam motivasi kali ini adalah, banyak kriktikan bahwa civitas akademika justu yang paling jarang menulis. Saya mungkin ingin menambahkan juga bahwa tidak hanya menulis yang kurang  tetapi tindakan nyata dari apa yang mereka bisa lakukan kurang kelihatan.

Kita sering dibatasi dengan kata2, tunggu setelah saya tamat saya baru bisa berbuat. Tunggu setelah saya tamat saya baru masuk ini dan itu, wah telat dan kelamaan...
Belum tentu juga lho pas tamat kita bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan kita.
Makanya dari sekarang kita sudah mulai membidik pasar, kemana langkah kita selanjutnya. Motivasi ini sangat dibutuhkan supaya tidak ada waktu yang sia2 dalam perjalanan pendidikan kita . Artinya walaupun kita masih di  tahun pertama kuliah, mestinya udah kepikiran nanti link nya kemana, relasinya siapa2 saja, trus langkah awal penjajakan kemana dll. Dan tentu saja materi pembelajaran kita nggak selalu ada dalam buku2 pegangan diktat yang udah kadaluarsa lagi.

Dosen juga harus merevisi bahan ajarnya sesuai dengan kemajuan tehnologi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Karena setiap detik ada saja hal terbaru yang muncul di dunia ini.
Metode pembelajaran melalui kasus2 tertentu, lebih menarik daripada hanya ceramah dan mencatat.
Sistem pembelajaran melalui audiovisual yang dikombinasikan dengan entertainment atau edutainment justru lebih bisa mengaktifkan otak kanan sebagai sumber kreatifitas.

Tuntutan seperti itulah yang harus disikapi oleh pihak pengelola kampus untuk memberikan fasilitas internet, infokus maupun sarana lainnya yang menunjang pembelajaran tersebut di setiap lokal.
Mungkin seorang guru tidak lagi membawa gambar ke dalam ruang kelas, tapi cukup menunjukkan gambar yang tepat di internet lalu menjelaskan bagian2 yang perlu diterangkan. Misalnya tumbuh2an atau organ tubuh manusia.
Walau kita harus hati2 juga bahwa tidak semua informasi yang ada di internet itu benar. Terkadang penulisan atau bahasa ejanya yang salah atau keterangan gambar yang tidak sesuai.
Namun untuk memperkaya wawasan dan melepaskan rasa keingintahuan dari siswa adalah merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dijelaskan.

Menyikapi ujian nasional yang telah dilaksanakan, sepertinya pembenahan besar2an harus dilakukan sebelum kita menuntut lebih kepada seorang siswa. Pembenahan sarana pendidikan, kualitas pengajar, cara mengajar dan materi ajar yang up to date mesti dipikirkan bersama2 dengan melibatkan semua pihak. Tidak hanya di jajaran petinggi saja, tapi lebih mendengarkan aspirasi dari tenaga pengajar langsung yang menjadi ujung tombak pendidikan.

Minggu, 14 Februari 2010

Membuat Buku Layaknya Membuat Sebuah Baju

Barusan saja saya selesai membaca tulisannya Edy Zaques..yang selalu memotivasi untuk menulis. Wow luar biasa. "Yang penting tulis aja dulu, coret2 saja, orang lain buat buku biasa2 saja, saya pun pasti bisa dll..."
Ini termasuk situs favorit saya, mengingat sebagai motivator kita mesti dimotivasi juga kan ..he..he..
Apalagi membuat buku sudah termasuk cita-cita saya sejak 3 tahun lalu.

Walaupun saya sulit mengarang, tapi semasa SMP dulu saya sering menulis kata2 motivasi serta beberapa buah puisi.
Waktu kuliah dulu saya sempat menjadi Redaktur majalah Dinding di tahun II, dan menjadi Ketua Bidang Tiga Himpunan Mahasiswa Kimia yang menangani Humas, Mading dan Bursa (menjual alat2 Kimia) di tahun ketiga.
Karena memang sudah menjadi Pemimpin Redaksinya waktu itu. Otomatis saya harus menjadi teladan dong, kan malu kalau tidak bisa menulis..he..he..Puisi pertama saya muncul di koran Haluan  waktu itu sempat di Apresiasi oleh orang lain.
Saya tahunya  saat ada teman yang bilang kalau waktu itu puisi saya lagi dibacakan oleh adik2 yunior yang lagi ospek tuch. Wah bangga juga, padahal saya udah lupa ..karena menyerahkannya sekitar 2 bulan yang lalu. Setelah itu saya  mengirim tulisan lagi ke koran yang sama, dan dimuat lagi sekitar 2 bulan setelah itu.  Lama setelah itu tidak pernah menulis lagi ...Soalnya saya lebih suka mencurahkan isi pikiran lewat rapat/organisasi daripada menulis...he..he..Kecuali menulis skripsi dan membuat Karya Tulis Hemat Energi Tingkat Nasional dulu bersama seorang teman..Ha..ha.lucu dech ceritanya...

Kemudian beberapa tahun lalu, saya mengikuti Lomba Menulis  Guru dan berhasil menjadi juara II, tingkat Sumbar. Lomba menulis tentang Bung Hatta, menjadi finalis tingkat nasional. Disamping itu ada artikel2 lain dan puisi yang saya kirimkan ke koran Singgalang dan bulletin SEHATI.
Bagi saya menulis merupakan suatu tantangan yang harus ditaklukkan. Banyak kemalasan di dalamnya. Apalagi kalau idenya sudah mentok. Bisa2 tulisan harus dipending untuk waktu yang lama...
Menulis memang harus bebas dari aturan2. Kecuali profesi seseorang sudah dituntut untuk menulis, seperti wartawan.

Sungguh luar biasa, bagi saya menulis  layaknya seperti menjahit sebuah baju (persis seperti cita2 saya lainnya yang masih saya tekuni), pada awalnya kita tentukan baju apa yang mau dibuat, lalu dibikinkan polanya, digunting lalu ditemukan kembali potongan2nya ,  dijahit dengan rapi, ditambah dengan assessoris yang menarik dan jadilah sebuah baju. Sama halnya dengan menulis dan menjadi sebuah buku. Dibuat judulnya, dibuatkan outline (kerangkanya) lalu dipecah2 dan diuraikan satu persatu. lalu disatukan kembali, diedit, dipermanis dengan gambar2 dan cover yang pas, jadilah sebuah buku.

Menulis bagi seorang pendidik adalah wajib, seseorang dapat dihargai adalah lewat tulisan2nya. Karena ketika dia meninggal yang ditinggalkannya adalah hasil pemikirannya tersebut. Sedangkan trendnya sekarang, tulisan kita adalah branding kita. Ayo.. boleh pilih keduanya...

Sebenarnya untuk buku yang bersifat  pegangan bagi siswa dan peserta training sudah ada 3 buah yang saya buat, diantaranya : Etika Profesional Sukses, Tehnik dan Skenario MC serta Character Building.
Untuk ketiga buku ini, saya edit dan padatkan menjadi satu naskah, sudah pernah saya berikan naskahnya ke salah satu penerbit di Bandung kira-kira 1 1/2 tahun yang lalu. Tapi belum ada tindak lanjutnya. Sementara itu ada juga salah satu penerbit di Jakarta yang menawarkan jasa publishingnya.

Walau dalam bahasan Edy Zaques mengatakan, para pengusaha sukses sering juga membuat buku dengan menggunakan  pendamping penulis, atau sekretaris. Tapi bagi saya, saya mau yang orisinil dari A sampai Z adalah hasil karya sendiri. Seperti layaknya membuat skripsi: dari cari bahan, mengolah data, mengedit, mengetik,  lay out, cover bahkan self publishing.
Bisa nggak ya..? Harus bisa...bikin skripsi aja bisa...bikin buku..kenapa tidak?

Sabtu, 06 Februari 2010

BiTV dengan Program Acara Baru

Banyak sekali tayangan televisi yang sangat kurang mendidik saat ini. Orang tua harus mempunyai otoriter yang jelas di dapan anak2nya. Jangan sampai menyuruh anak menjadi baik tapi orang tua tidak memulainya.
Jika memang sinetron itu tidak layak untuk dilihat, apakah itu busana pemainnya, etika bicaranya, pertengkaran, percintaan, dll, sudah seharusnya orangtua mengalihkan bahkan mematikan TVnya dan mengajak belajar bersama.
Kita lihat saja, berbagai macam sinetron hadir dalam konteks yang jauh dari kenyataan keseharian.
Pada umumnya masyarakat dibuai dengan mimpi2 tentang suatu tayangan yang mungkin saja dapat menjadi pelepas lelah, namun miskin dengan pembelajaran.
Contoh saja sinetron remaja yang sering menggunakan setting sekolah. Sungguh sangat mengejutkan, dimana sekolah hanya digambarkan sebagai tempat untuk bergaul, berpacaran, dan kadang digunakan tempat lahirnya berbagai konflik yang terjadi pada diri tokoh yang main di sinetron tersebut.
Guru terkadang digambarkan sebagai sosok yang lemah. Keberadaan guru sebagai pendidik hanya untuk meramaikan saja.  Profesi guru kehilangan wibawa di hadapan murid dan yang lebih menggenaskan tokoh guru sering kali  dijadikan bahan tertawaan. Citra pahlawan tanpa tanda jasa sepertinya sudah diabaikan.
Kehadiran seorang guru sudah mulai dilecehkan, lambang suatu bangsa yang menutup mata tentang kemajuan akhlak putra bangsa.
Kita sangat membutuhkan suatu tayangan yang memotivasi , seperti sinetron lama sosok Sangaji, dengan tutur kata yang sopan dan rendah hati, walau keadaan orangtuanya tidak mampu, namun semangatnya untuk menjadi anak yang baik dan cerdas tetap bisa ia lakukan disamping harus menjual buku sepulang sekolahnya.
Atau kita rindu dengan sosok Dokter Sartika yang bersahaja dan menyejukkan yang diperankan oleh Dewi Yull waktu dulu.
Kita berharap di masa sekarang yang menjunjung demokrasi ini..tetap menghargai beragam pendapat dan kebebasan berekspresi. Tapi kebebasan yang beretikalah yang mempunyai nilai tinggi, baik di mata manusia maupun di mata Tuhan .
Untuk itulah BiTV akan menghadirkan suatu program acara yang membuat kita semua dapat mempelajari etika yang benar mulai dari keseharian sampai ke lingkungan sosial. Tidak hanya itu kita akan mulai belajar bagaimana mengembangkan diri sekaligus mengembangkan profesi dengan cara yang benar.
Berisi tentang bahasan, peragaan, dan juga dialog interaktif dengan masyarakat serta diiringi musik.
Sebuah tayangan yang menarik yang patut kita simak di tengah2 keluarga. Semoga saja menjadi salah satu acara TV favorit di tengah banyaknya pilihan yang ada di depan mata.

Selasa, 02 Februari 2010

KASUS BANK CENTURY , LAMA AMAT......?

Sudah bosan juga kalau kita melihat bergulirnya pertanyaan2 yang dilakukan oleh DPR terhadap beberapa orang saksi dan pelaku dalam kasus tersebut.
Sementara rakyat yang merasa ditipu oleh pihak bank sudah resah dan nggak tahan lagi menunggu uang mereka kembali.
Ada lagi yang berkata bahwa harapan mereka kepada PANSUS kasus Century sudah sirna. Mereka semua hanya lagi main sinetron di bawah sebuah skenario besar yang ditonton oleh jutaan pasang mata yang durasi tayangnya berjam2.  wah..seru juga tuch...
Yach..lama amat. Itu masih di DPR belum penyelesaian masalahnya di pengadilan atau konpensasi korban.
Masuk pengadilan, terus ada lagi tuntutan dari jaksa, kemudian pembelaan dari pengacara...wah bisa kelar 1 tahun nich...trus uangnya manaaaa.....
Begitulah proses perjalanan hukum di Indonesia, yang jelas2 salah bisa aja jadi bebas, yang salahnya besar jadi kecil, yang salahnya kecil jadi besar. Tergantung kekuasaan dan uang kayaknya nich...
Trus apa yang kita dapat dari itu semua.
Nggak ada..saya lebih mau koreksi diri sendiri dan orang2 terdekat kita aja dech...cuma kita harus hati2 aja menjaga sikap laku...mulai dari sekarang.
Karena setiap orang besar pasti tantangannya juga besar, kalau bukan dia yang bikin kesalahan, atau anak buahnya yang melakukan kelalaian. Atau juga pihak musush yang mencari kesempatan..Hmmh..
Membiasakan yang benar dan bukan lagi membenarkan kebiasaan . Yuk..dari sekarang kita lakukan, tetaplah bersih...karena suatu saat orang pasti akan mencium bau busuk kita.
Karena perjalanan hidup masih panjang..."Hari ini adalah masa lalu dari masa depan kita". Untuk itu berbuat baiklah di masa lalu ini, supaya masa depanmu tidak akan pernah tersandung oleh apapun. Semoga

Sabtu, 30 Januari 2010

Serasa berada di alam... luas...lepas...

tree scenic room
Mau tahu situs refreshing favoritku...?
Ini dia..selain ada berbagai macam busana dan assessorisnya...serta ragam furniture...artistic sekali...duh..asyik dech..buat cuci mata, daripada jalan2 di mall...atau bolak-balikin majalah...dijamin...bikin inspirasi lagi ...ha..ha..



tree scenic room by £zQ$.♥♪♥ on Polyvore.com

Kalau kita melihat gambar di atas, sebenarnya itu dilatarbelakangi oleh sebuah pemandangan berupa lukisan dinding atau wallpaper beserta wallcolournya.
Menjadi menarik karena apapun nuansa yang akan kita buat, dapat disesuaikan dengan macam2 accessoris perabot atau furniture yang mendukung pemandangan tersebut, seperti lampu2, bingkai photo, lemari, atau box buku, karpet, pembatas ruangan, meja, kursi, sofa, bed, blue laptop, bunga2,  dedaunan, rumput, payung pantai, gantungan topi atau baju dll.

Di gambar itu dapat kita lihat juga , bahwa masing2nya merupakan template dari gambar2 yang sebenarnya lalu dipasang sesuai keinginan.
Anda juga dapat memvariasikan nuansa kantor anda atau tempat tidur, ruang tamu bahkan ruang belajar anda sesuai dengan keinginan anda, supaya kita tetap tenang, damai, sejuk dan mood anda tetap hidup...
Saya menyarankan untuk  kantor atau ruang istirahat bahkan ruang tunggu sebuah rumah sakit sangat besar sekali manfaatnya untuk mempertahankan suasana yang nyaman dan tidak kaku dimana terlalu sering menatap dinding yang berwarna sama setiap saat.
Tidak hanya itu bagi anda yang mempunyai usaha di bidang makanan, nuansa sejuk dari pemandangan ini sangat cocok sebagai salah satu inspirasi anda. Apalagi ditambah dengan assessoris furniture yang mendukung suasana tersebut...apalagi di tempat2 yang jarang sekali menemukan nuansa pemandangan alam..

Bagaimana...?

Silakan temukan mana yang anda sukai di web berikut. Menarik sekali ...


Rabu, 13 Januari 2010

Ok ...I'm ready...

Senin, 11 januari 2010.

Bangun pagi pukul 4, beres2....shalat  Shubuh.
Siap2..dan berangkat ke Padang. perjalanan pagi cuma 2 jam. kita Praktikum Kimia..pukul 07.00 pagi.
Hmhmm ..responsi dulu 10 menit...lalu mulai dech...

Setelah itu giliran grup B pukul 10.00- 12.00...
selesai....
makan, shalat dan pulang...ke bkt....hujan...dingin..di dalam bus yang ber AC...hi..hi..hi...tidur ach...




Selasa, 12 Januari 2010.


Pagi2 jadwal ngajar Etika dan Kesekretariatan untuk siswa INGG di Bkt pukul 08.00 pagi.
Pagi itu materi kita Public Relations...dari bagaimana memPRkan diri, perusahaan bahkan  PR  dalam pemerintahan dan dunia INternasional yang dilakukan oleh diplomat atau duta besar.
Internal Relations (bagaimana membuat karyawan tetap solid dan bersemangat dalam bekerja : berikan fasilitas kesehatan ,kenyamanan kerja dan lingkunga, berikan apresiasi dll).


Sedangkan untuk External Relations sejumlah contoh2 yang menarik seputar PR termasuk dalam pendidikan, politik, kesehatan, dll yang disalurkan melalui media massa seperti internet, majalah, TV, radio, film, brosur, dll.
Ajang pertukaran pelajar, olympiade, pariwisata, pembuatan film, pertandingan olahraga, festival seni, seta pemilihan miss world dll juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang memPRkan sebuah negara.
...seorang PRO harus "pandai" menjalin komunikasi dengan siapa saja sehingga muncul good will dari semua pihak.

Pukul 9.45 Selesai...

dan pukul 10.00 kita ke Padang lagi..... Makan, shalat, masuk dech..jam 13.00.
Kali ini materi tentang pH Larutan. Responsi dulu ya..
Rapikan dulu bajunya baru masuk... 3 orang 1 meja.
Yang ada di meja cuma kertas selembar dan alat tulis.
4 buah soal waktu 10 menit.
Soal nomor 1 .... (belum buuuk...)....


Membandingkan grafik antara pH meter (digital), pH universal dan perhitungan).



Hasilnya didiskusikan dan dibuat laporan serta dinilai.
ok dech puyeng juga menilai...panas2 gini...tapi kali ini nilainya bagus2 juga kok.

Etika & Pelayanan di Perbankan

Minggu, 10 Januari 2010, Jadwal mengisi materi di STAIN Batusangkar  untuk angkatan ke dua.Setelah 2 tahun lalu menjadi dosen Kimia untuk jurusan Matematika sebelum mereka mempunyai dosen tetap.
STAIN Batusangkar sudah sangat maju untuk ukuran daerah Sumatra Barat. Gedung yang mewah, fasilitas olahraga yang lengkap, pustaka yang luas dan lengkap dengan sistim komputerisasi dan on line, disamping itu juga secara berkala selalu didatangkan narasumber dan pakar ekonomi, politik, sosial, hukum, agama bahkan berskala internasional untuk kuliah umum. Luar biasa...

Saya sebagai narasumber ke dua waktu itu mulai pukul 13.00 siang hingga pukul  15.00.  Suasana sehabis makan siang dan shalat, seperti biasa materi selalu diawali dengan pelajaran untuk mudah tersenyum ....cheese...
Bermula filosofi menjadikan diri sebagai MODEL/CONTOH/TELADAN harus dilakukan dimana saja sebagai pentasnya.
Awali dengan memperhatikan penampilan sebagai Front Cover, isi dengan Action, Expression & Communication  .
Materi yang berjudul Etika dan Komunikasi di Perbankan sangat dibutuhkan bagi mereka karena akan ditempatkan pada sejumlah Bank Syari'ah, Bank Mu'amalah, BMT dll.

Dengan Role Play  tehnik menelpon, menerima tamu dan bagaimana mengatasi keluhan pelanggan, semua siswa bersemangat, dan merasa puas. Dengan menganggap magang adalah tempatnya belajar, serta menjadikannya sebagai ajang start lebih awal.
Mudah2an motivasi serta etika pelayanan dan komunikasi yang masih kurang kita perhatikan harus lebih dipraktekkan. Jangan sampai semangat yang sudah membara mentah lagi hanya karena melihat orang lain tidak seenergik atau tidak seramah kita, jadinya kembali dech ke zaman prasejarah lagi...
Semoga semuanya sukses di dunia Perbankan.

Sabtu, 09 Januari 2010

Tahun baru yang terlewatkan....

Allow...ketemu lagi nich...
Sebenarnya mau menulis apa aja di blog ini..tapi ya..karena aku agak introvert gitu...ya..nggak apa2 dech buat melepaskan uneg2 aja..toch..ini juga blog pribadi...
Oh ya...2 minggu ini emang sibuk banget dech..Sampai2 tahun baru aja belum sempat bikin rencana2 ...mgk krn udah kebanyakan kali ya..sekarang tinggal aplikasinya aja...he..he..
Betul saja karena aku lebih milih tidak jadi pegawai tetap...jadi lebih bisa kreatif gitu...
Hmmmh..maunya sich setiap hari nulis di blog ini..tapi diusahakan dech...
Kecuali kayak minggu kemarin sejak tanggal  26 itu sibuk melayani tamu atau menemani adikku yang liburan di Bukittinggi, biar dia merasa puas kita ajaklah jalan2....


Belum lagi akan ada acara keluarga di rumah mertua ini tgl 2 Januari lalu..he...he..
Sementara itu ehh jadwal di Fakultas Kedokteran Gigi nongol,  4 minggu berturut2 harus pergi ke Padang..alhasil jadilah mengajar pergi subuh pulang sore atau maghrib...banyak juga ceritanya sich...maklum dosen rayap...he..he...kapan ya..jadi dosen terbang, yang ketika ngajar harus naik pesawat terbang..ha..ha..
jadinya jadwal ngajarku di Bukittinggi, harus ngalah dulu dech...makasih ya...siswaku bisa pengertian...

Nggak enak juga ketika Pak Def (INGG tempat aku mengajar) meminta aku jadi MC Pembacaan SK untuk acara Wisuda..tgl 24 Desember, aku jadi bingung ada 3 jadwal ..masalahnya sebelumnya di hari yang sama aku sudah janji mau ngemsi duet juga sama Romi (Penyiar RRI) untuk acara Fashion Show di PEDATI..tapi hari itu juga aku ada jadwal ngajar di Padang..alhasil aku akhirnya ngajar aja dech..walaupun untuk jadi MC aku mau...banget...yach...nggak apa2lah...mungkin belum jodoh..


Hmmh..tgl 29 Desember Rafqi anak keduaku ulang tahun yang ke tujuh..karena hari liburan semester, akhirnya kita undang tetangga dekat aja untuk merayakan ulang tahunnya, seru juga koq...










Karena bolak-balik Bukittinggi Padang ya..badanku agak2 linglung juga....belum lagi tgl 1 dan 2 Januari kita harus standbye utk acara keluarga ini...(maaf ya..kalau ada yang tidak terundang) habis lagi blank sich...
Tapi asyik juga akhirnya aku bisa ngemsi untuk acara Penyambutan Kedatangan Anak Daro dan Marapulai...(ntar dibagikan dech scenarionya...masalahnya banyak yang pengen minta sich...sekalian sama MC dong..he..he...)


MC Penyambutan kedatangan Anak Daro dan Marapulai




Tinggi karambia nan sabatang
Pucuak dikanduang awan mego
Disakah anak bidodari
Disakah lalu dibaoknyo
Kok nan di hulu alah datang
Nan di mudiak alah tibo
Nan dakek datang mananti
Sakarang alah bahadiri

Langkah banamo si ganjua lalai
Bia bainsuik kak tibo juo
Lamo dinanti kinilah sampai
Tibo marapulai jo anak daro

Tantang marapulai jo anak daro
Konon disabuik rajo sahari
Karano itu marilah kito
Samo manyambuik tagak badiri

Sairiang balam jo barabah
Balam lalu barabah mandi
Pucuak cimpago rang patahkan
Sairiang salam nan jo sambah
Salam lalu sambah kumbali
Salamaik datang kami ucapkan

            Kami silakan kepada anak daro jo marapulai sarato rombongan menuju tenda penyambutan (tenda utama).

Sedang berjalan ….(dengan mengucapkan puji dan syukur ke hadirat TYMK adalah merupakan kehormatan bagi kami atas kehadiran bapak2/Ibu2 yang telah berkenan memberikan doa restu dalam acara Resepsi Pernikahan  antara :
Gurhano,AMd anak dari
Bapak : Maiyar, Dt. Malano Basa dan
Ibu : Jusnely
dengan
Dwi Yusilianti anak dari
Bapak : Sigit Riyanto dan
Ibu : Ai Juariah
Yang mana mereka telah berucap sumpah untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah dalam acara Aqad nikah yang telah dilaksanakan pada Hari : Sabtu, tgl 13 Desember 2009 lalu di Cicaheam, Bandung yang dihadiri oleh kedua belah pihak keluarga dan juga undangan lainnya. Dan hari ini kita bersama mengadakan Acara Resepsi Pernikahan kedua mempelai dalam adat Minangkabau.

Pancaringek tumbuah di paga
Diambiak urang kaambalau
Ketek banamo gadang bagala
Baitu adaik di Minangkabau

Pario pucuak manjulai
Ambiak ka ubek malam hari
Batanyo urang sia gala Marapulai
Gurhano St. Bagindo namonyo kini.

Assalaamu’alaikum WW
Kami manyapo marapuai tibo

Bismillah mulo disabuik
Alhamdulillah mairiangi
Jo bareh kuniang kami manyambuik
Tandonyo sajuak di dalam hati

Sarancak iko malah ladang
Lalang sahalai indak basuo
Sarancak iko urang nan datang
Gamanglah kami nak ka manyapo

Kilek baliuang alah ka kaki
Kilek camin alah ka muko
Alah tabayang sanangnyo hati
Alah tasembai sajuaknyo raso

Janjorak bungo janjori
Di lingkuang pulo bungo malati
Siriah galak pinang manari
Baitu bana sanangnyo hati.

Rang Padang mahanyi banang
Dikumpa mangko dilipek
Dilipek lalu dipatigo
Jikok dirantang namuah panjang
Elok dikumpa naknyo singkek
Ambiak sakadar kapaguno

Naknyo sajuak di dalam hati
Naknyo sanang dikiro-kiro
Usah lamo tagak di laman
Uraklah langkah ka palaminan
Kami nan samo mandoakan

            Kami silakan kepada kedua mempelai memasuki ruangan menuju pelaminan.

Bapak Ibu yang berbahagia..
Satantang hidangan nan alah ka tangah
Kok kurang tolong ditukuak
Kok senteng tolong dibilai
Kok satitiak tolong lauikkan
Kok sakapa tolong gunuangkan

Jikok ado kato-kato nan salah
Nan tinggi kok kurang anjuang
Nan gadang kok kurang ambah
Rila jo maaf tolong barikan

Akhir kata saya Linda Hevira mewakili tuan rumah mengucapkan terimakasih atas doa restunya dan selamat menyantap hidangan.
Wassalaamu”alaikum WW.


Scenario by : Linda Hevira
Diolah dari beberapa sumber




Eh...ternyata ketemu juga sama Romi..yang  menjadi salah satu vokalis musicnya...nahhhh...jadilah kita ngemsi bareng plus nyanyi bareng juga akhirnya...jadi ingat waktu kita ngemsi duet di acara Undian BRITAMA..asyik dech...






Tanggal 3 Januari beres2in rumah....serta melepas family yang balik lagi ke rantau....
Tanggal 4 mulai lagi dech ngajar ke Padang .(Pleno Kimia ). Siangnya ke KOPERTIS...hmh..mengurus fungsioal yang sudah lama belum juga kelar...kasihan dech aku...
Tanggal 5, Selasa pagi jam 7 di Padang, sampai di Bukittinggi jam 12, dan jam 1 siang ngajar di INGG (Etika dan Kesekretariatan) lalu jam 3.30 sore di AMIK AKTAN (Etika Profesi)...pufffh.....seru juga....
Tanggal 6 ,7 Padang lagi..
Tanggal 8 Januari, memberi pelatihan MC dan Public Speaking pada Persatuan Istri PLN Solok.
Peserta antusias dan ingin belajar MC langsung ke depan...wah...nggak salah ternyata kalau ibu2 dimotivasi...bisa juga kan...?


Setelah dijemput dan diantar...ditraktir makan malam...dan sekantong plastik besar rambutan...he..he...Trims banyak Buk Des dan Pak Rusli...salut sama keduanya...contoh orangtua berprestasi dan suskes...
OK dech...demi mengutak atik komputer, akhirnya jadwal belajar desain jam 11 sampai jam 2 permisi dulu dech...
Besok diminta ngasih materi kepada siswa yang akan magang di STAIN Batusangkar dengan judul : Etika dan Komunikasi di Perbankan.
Oh ya..mau jemput anak dulu...setelah itu yuukk siapkan materi buat besok...sambil beres2in rumah lagi, masak, nyuci dll..biasalah buk RT...
yach down to earth lah gitu..he..he..

Do'akan sukses ya?...Amin...

Sabtu, 26 Desember 2009

ETIKA OH....ETIKA

Entah mengapa saya bosan dengan pemberitaan tentang perseteruan antara Luna Maya dengan Wartawan Infotainment.
Masalahnya bagi saya sudah jelas kedua2nya bertindak tidak tepat.
Persoalan mengenai tulisan Luna Maya adalah Ranah Privat atau Ranah Publik bagi saya itu semua tidak sepenuhnya benar.
Apapun itu kalau sumpah serapah tidak tepat sekali dituliskan dan diketahui oleh orang banyak, walaupun bagi beberapa pengamat mengatakan bahwa Twitter itu adalah ranah privat.

Bagi saya yang dikatakan ranah privat itu adalah keluarga dan orang2 yang paling dekat dengan kita.
Kalau yang namanya teman2 di situs jejaring seperti Facebook, Twitter atau apalah namanya lagi, sudah jelas itu merupakan ranah publik, wong utk membangun kekuatan juga digunakan cara tersebut kok.
Apa nggak salah nich..para nara sumber yang bicara.

Sedangkan bagi wartawan, tidak semuanya idealis dan mematuhi kode etik yang berlaku.
Tanggapan bahwa wartawan infotainment bukan jurnalis itu hanya utk pembersihan diri saja. Saya sering juga melihat ada wartawan berita yang membuat si yang punya nama atau acara terpaksa mengeluarkan uang untuk ucapan selamat atau liputan acara dsb.
Artinya setiap manusia memang harus menyadari ETIKA PROFESI masing2. Kalau ada yang melanggar itu hanya oknum yang tidak bisa disamaratakan, persis seperti cicak VS buaya yang juga tidak satupun saya dukung.
 Hati2 dalam mendukung seseorang atau siapa saja, kadang2 kita agak subjektif hanya karena kita suka sama dia, terus menutup mata terhadap kesalahannya.
Semestinya kita harus adil melihat bahwa Ada oknum Polisi, Jaksa, Hakim, Dokter, Pejabat dll

Intinya kita harus bisa mengambil hikmah dari permasalahan yang terjadi. Artinya apapun yang akan kita katakan, pikirkan dan lakukan di depan publik harus dipertimbangkan berulang kali, karena akan banyak kamera di sekitar kita yang siap untuk menjatuhkan kita.
Kita juga harus hati2 dengan jebakan emosi yang sering  dituliskan.
Kadang2 saya lebih suka menghapus kembali komentar saya di facebook daripada nanti dikomentari negatif atau bahkan disalahartikan oleh orang lain, kecuali kita sudah siap dengan apa kira2 tanggapan yang akan diterima nantinya dengan nada canda...

Jumat, 18 Desember 2009

Komunitas Kencana...the Golden Age..Jadikan kami sahabat...


Meningkatnya usia merupakan proses alamiah yang tidak dapat dicegah, namun tentunya penurunan fisik dan mental harus sudah disadari dari awal. Mengantisipasi berbagai permasalahan yang mungkin timbul akibat  memasuki masa prapurna bakti (pensiun) usia 50 tahun ke atas yang sering disebut post power syndrom, seperti memiliki rasa emosional yang tinggi, kehilangan aktivitas dan rasa ingin dihargai.
Oleh karena itulah maka Uni Djan sebagai Ketua Kencana Mandiri Sumatra Barat yang dilantik berkeinginan agar usia 50 tahun ke atas, bukan untuk ditakuti, tapi justru merupakan usia keemasan (kencana) yang harus disikapi dengan bergabung bersama komunitas yang sama, sehingga ada rasa kebersamaan dalam menjalankan program2 yang dibutuhkan di masa tersebut.
 Dengan mengundang narasumber Ibu Jackie Ambadar sebagai Ketua Kencana Mandiri Pusat dan bapak Ismail Hassan sebagai sesepuh yang sudah malang melintang di dunia politik dan pemerintahan Pusat ,  akhirnya rencana seminar yang sempat tertunda karena gempa bulan Oktober lalu terlaksana juga tanggal 14 Desember 2009 di Pangeran Beach Hotel Padang
Jackie Ambadar mengatakan bahwa ada 6 dimensi hidup sehat yang diaplikasikan dalam program kegiatan Kencana Mandiri, yaitu :
1. Sehat Fisik, di usia ini perlu menjaga kesehatan, dan memperhatikan pola serta asupan makanan yang  bergizi serta olahraga, perawatan kulit sederhana, demo menu lansia sehat spt: diabetes, hipertensi dll
2. Sehat Psikologis, kebanyakan dari mereka menginginkan dihargai dalam bagian kehidupan, memberi bantuan sosial serta memberi penghargaan kepada sesepuh yang sudah banyak berbuat untuk masyarakat sosialnya.
3. Sehat Emosional, mengatasi stress dengan yoga, anjangsana,  menjenguk teman yang sakit dan melayat jika ada yang meninggal.
4. Sehat Spiritual, acara ini tidak selalu ceramah agama tapi juga pembacaan puisi, renungan dan reki
5. Sehat Intelektual, mengantisipasi seringnya lupa, maka dilakukan senam otak, seminar2, diskusi, menulis pengalaman dll.
6. Sehat Vocational, menyalurkan hobby dan kesenangan bersama, bertanam, masak bersama, jalan2 dll.
Dalam rangkaian program2 yang telah ditetapkan tersebut tentunya Anggota harus dilibatkan dalam mengisi acara , sehingga mereka yang sudah memasuki usia pensiun ini masih merasa dihargai ketika  ilmunya dapat dibagikan kepada rekan2 lainnya.

Sementara itu Bapak Ismail Hassan, sebagai  nara sumber berikutnya. Bapak yang sudah berusia 83 tahun ini, masih tetap energik serta aktif di dunia pendidikan dan dakwah ini mengangkat judul : "Senangkanlah Hatimu".
Indonesia bagaikan sepotong surga yang dipindahkan ke muka bumi, demikian Ismail Hassan mengutip ucapan syekh Sofwat Saqa Al-Aminy, ketika memulai uraiannya.
Namun bencana dan musibah selalu datang silih berganti seperti : gempa, kecelakaan, tanah longsor, banjir, tsunami yang diakibatkan sebagian besar oleh ketidakpedulian manusia terhadap alam itu sendiri.
Alam juga sudah tua, dan memang sering sakit2an, begitu juga dengan manusia. Lalu apakah yang kita cari di muka bumi ini ?
Dalam Al Qashash 77 Allah berfirman : "Carilah apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah lupakan nasibmu di dunia. Berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu dan janganlah berbuat kerusakan, karena sesungguhnya Alllah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan".
Dalam hadist Qudsy ;
"Aku sesungguhnya sudah mau marah dan mengazab hamba-hambaKu ini, tetapi sewaktu Aku lihat orang berbondong-bondong datang ke Masjid, Aku lihat orang bersimpuh membaca Al-Quran dan Aku lihat anak-anak belajar agama Islam, maka surutlah amarahKu".
Dalam hadist Qudsy lain Allah menjelaskan :
"Wahai manusia Allah berfirman kepada kamu semua: Kerjakan yang baik dan tinggalkan yang jahat, sebelum datang satu waktu dimana kamu berdo'a tidak Aku ijab lagi, kamu meminta tidak aku beri pertolongan".

Tugas kita di dunia adalah mensyukuri apa yang telah diberikan Allah dan mengaplikasikannya dalam satu kata Senangkanlah hatimu (Kun Sa'idan)
Wahai orang kaya senangkanlah hatimu, tidak banyak orang yang menjadi kaya, maka selama Engkau kaya dermawanlah, serta lihat dan berbagilah dengan sekitarmu.
Wahai orang miskin senangkanlah hatimu, dengan miskinmu engkau akan tenang karena tidak ada orang yang akan iri kepadamu.
Wahai orang tua senangkanlah hatimu, karena belum tentu semua orang bisa mencapai usia sepertimu.
Wahai anak muda senangkanlah hatimu, isi otakmu dengan ilmu dan isi dadamu dengan iman, jangan kau sia-siakan masa mudamu.
Wahai orang sehat senangkanlah hatimu , karena Alah telah memberikan karunia kepadamu, jagalah makanan dan pikirmu dan bantulah orang yang lemah.
Wahai orang yang sakit senangkanlah hatimu, karena dengan sakitmu engkau bisa merenung dan mendekatkan diri dengan Allah, dan yakinlah setiap penyakit ada obatnya.
Wahai orang berpangkat dan berilmu senangkanlah hatimu , gunakan pangkat dan ilmumu untuk kesejahteraan masyarakatmu, karena tidak selamanya engkau berada di posisi itu.
Jadikan masa hidupmu berarti dan bermakna dalam kondisi apapun dirimu.

"...Demikianlah acara dialog Interaktif kita hari ini dengan tema tetap Aktif, Kreatif, Sehat dan Mandiri.
Trimakasih atas perhatian dan kebersamaan bapak ibu semuanya, mohon maaf bila ada yang kurang berkenan. Selamat siang sampai berjumpa lagi. Wassalaamu'alaikum WW" demikian Linda Hevira menutup acara.