Minggu, 09 Januari 2011
Selasa, 21 Desember 2010
Senin, 26 Juli 2010
Rabu, 30 Juni 2010
Mainan Baru
hmh..lagi blogwalking ketemu sama Photoscape, asyik jg nich..disamping photoshine yang udah tamat aku otak atik..he..he..
Soalnya kemarin2 itu kalau aku mengedit sukanya di Microsoft Point, soalnya di Adobe photoshop agak ribet..
Tapi kadang2 di adobe dulu untuk lasso, baru bawa ke Microsoft Point, save as JPEG..jadi dech..tulisan dan gambarnya seperti photo2 di http://citrakandiri.blogspot.com/
disamping itu filenya juga nggak perlu dikompress sdh kecil sendiri...walau ada smallphoto tapi..masih suka di MP jg..
Nah ini dia hasil photoscape cerita anakku habis sunatan saat liburan di rumah familli ..he..he..
Senin, 07 Juni 2010
Rabu, 02 Juni 2010
Minggu, 30 Mei 2010
10 tahun Merajut Kebersamaan , IWABRI bertekad Menciptakan Keharmonisan Keluarga
Pekerjaan dan tuntutan profesional telah membuat kita sibukdengan rutinitas sehari2.
Peran seorang istri harus bisa memberikan pengertian yang lebih terhadap tugas suami.
Waktu yang dulu bisa bercengkrama bersama keluarga, sekarang mungkin agak berkurang..
Disamping pemindahtugasan yang selalu berlangsung dalam rentang waktu tertentu ke seluruh wilayah nusantara, yang memang tidak mudah untuk dilalui berada dalam lingkungan yang berbeda dan membutuhkan adaptasi yang tinggi. Tidak saja sebagai karyawan baru tetapi keluarga dan anak2 dan teman barunya .
Untuk itulah pengertian dan peran starategis dari seorang istri harus mampu memberikan aura positif terhadap setiap ritme kehidupan yang harus dilalui. Namun demikian, BRI tetap bertekad menciptakan Keharmonisan Keluarga..
Dalam memperingati HUT tersebut, rangkaian kegiatan sosial, anjang sana, bantuan ke panti asuhan, juga diberikan pelatihan singkat pencerahan oleh Ibu Linda Hevira, selain acara pisah sambut terhadap anggota dan juga ditutup dengan lomba menyanyi antar Cabang.
Semua anggota tampak bahagia, dengan perasaan puas...perjalanan masih panjang..mungkin waktu yang singkat ini tak banyak yang dapat disampaikan, tapi dalam buku Etika Profesional Sukses (oleh : Linda Hevira) , ibu2 lebih bisa belajar banyak dari sana. Terimakasih atas segala perhatian, mohon maaf bila ada yang tidak berkenan.
Selamat Sore dan Sampai Jumpa...demikian Linda Hevira menutup materinya.
25 Mei 2010...di SENDIK BRI Padang
Dalam rangkaian peringatan ulang tahun IWABRI dihadiri oleh Istri dan Karyawati PinCa SeSUMBAR juga PinWil.
Selain perpisahan dan penyambutan anggota yang baru pindah tugas, juga diisi dengan pemberian Materi :
Pencerahan oleh Linda Hevira, S.Si.
Penyerahan Cindera Mata oleh Istri PinWil kepada NaraSumber : Ibu Linda Hevira
Ibu2 ...Perkenalkan ini sahabat saya Bapak Aqua Dwipayana..seorang pakar Komunikasi, Pembicara Nasional dan juga Penulis Buku Best Seller serta teman saya Bapak Firdaus, seorang yang berpengalaman di Padang TV, Padang Ekspres dan juga di koran Sumbar bagUtara. Terimakasih sudah berbagi ilmu dengan saya Pak..
26 Mei 2010 di Kantor Cabang BRI Padang...Jl. Kartini
Sedang memberi pelatihan...
Etika dan Penampilan Profesional..termasuk Cara duduk, berdiri, berjalan, berkomunikasi dan bersosialisasi...
Waduh..terimakasih lagi atas cendera matanya ibu...Iil.(Unit Manager BRIngin Syariah)...tidak lupa juga pada Ibu Irda (telah sibuk mengkonfirmasi saya)..
Selamat jalan Ibu Citra (Bu Samsul)..Terimakasih atas pengabdiannya selama ini..dan Semoga ibu sukses di tempat yang Baru..BRI Palmerah Jakarta)...
Terimakasih semuanya...
Sabtu, 15 Mei 2010
The Power of The Purple "IWABA" Ikatan Wanita Perbankan
Berangkat dari Bukittinggi, takut nanti jalan di Silaing putus lagi. Makanya kita prepare lebih awal. Acara yang dimulai jam setengah tiga sore, dalam Rangka Enlighment and Empowerment anggota IWABA, Ikatan Istri dan Karyawan Bank (BI, Mandiri, BCA, BNI,BRI, BPD, NISP, Bukopin, Danamon dll...) yang berlangsung di Tee Box Cafe Padang...
Saat bertemu dengan panitia yang berada di lantai bawah, terasa hangat sekali, warna ungu yang sekarang lagi ngetrend berpadu serasi dikenakan oleh anggota IWABA. Baju kurung yang dihiasi bordir ungu dengan bawahan ungu, sangat manis sekali. Disanalah saya mulai kalimat pembuka saya dengan kata2 The Power of The Purple.
Suasana yang terasa akrab sore hari itu, dihujani dengan pertanyaan2 bagaimana cara mengembangkan diri dan profesi, sampai masalah penampilan dan trik tampil percaya diri serta trik menghadapi atasan dan teman yang kurang bersahabat. Sangat menarik sekali, setiap pertanyaan diladeni dengan baik dan jawaban yang sangat memuaskan. Karena acara dilangsungkan di tengah cafe, maka saking bersemangat dan nya, maka otomatis ada juga pihak pengunjung yang tertarik dengan topik bahasan kita.ha..ha...seru dech...mari...
Oh..ya..rencanya Bank BRI juga mengundang kita untuk memberikan pelatihan juga di Sendik BRI.
dan juga di Kantor Cabang BRI.
Mudah2an saja terlaksana dan berjalan sukses. Amin.
OK. Sekian dulu ya...karena saya lebih lancar bicara daripada menulis nich...Ceritanya dipersingkat aja ya? Mau siap2 ngajar di AMIK nich..para Generasi Muda Harapan Bangsa...semoga...
Kamis, 01 April 2010
Rabu, 31 Maret 2010
Potret Pendidikan yang Ketinggalan Zaman.
Benar juga tuch ternyata dalam menulis itu harus bebas dari rasa takut.
Takut dibilang sombong terhadap apa yang dituliskan terhadap keseharian kita, atau takut dibilang terlalu cengeng dalam hidup ini, takut dibilang sok tahu, takut dicap sok ngartis lah, narsislah .dllnya....
Terlepas dari itu semua sebagai seorang insan, semua orang pasti punya kelebihan dan kekurangan.
Dan tentu saja mempunyai pandangan tertentu tentang kehidupan.
Pandangan tersebut bisa jadi dilatarbelakangi oleh pengalaman, cerita, bacaan, nasehat, ataupun lingkungan.
Nah adalah sesuatu hal yang wajar ketika seseorang mempunyai pendapat yang berbeda satu dengan lainnya, asalkan disampaikan dengan cara yang benar.
Supaya kita lebih mempunyai wawasan yang luas adalah dengan menyerap informasi sebanyak2nya lewat membaca, mengalami, mendengarkan, dan setelah itu dianalisa lalu dituangkan kembali dalam bahasa sendiri melalui tulisan ataupun lisan .
Satu hal yang harus menjadi catatan penting dalam motivasi kali ini adalah, banyak kriktikan bahwa civitas akademika justu yang paling jarang menulis. Saya mungkin ingin menambahkan juga bahwa tidak hanya menulis yang kurang tetapi tindakan nyata dari apa yang mereka bisa lakukan kurang kelihatan.
Kita sering dibatasi dengan kata2, tunggu setelah saya tamat saya baru bisa berbuat. Tunggu setelah saya tamat saya baru masuk ini dan itu, wah telat dan kelamaan...
Belum tentu juga lho pas tamat kita bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginan kita.
Makanya dari sekarang kita sudah mulai membidik pasar, kemana langkah kita selanjutnya. Motivasi ini sangat dibutuhkan supaya tidak ada waktu yang sia2 dalam perjalanan pendidikan kita . Artinya walaupun kita masih di tahun pertama kuliah, mestinya udah kepikiran nanti link nya kemana, relasinya siapa2 saja, trus langkah awal penjajakan kemana dll. Dan tentu saja materi pembelajaran kita nggak selalu ada dalam buku2 pegangan diktat yang udah kadaluarsa lagi.
Dosen juga harus merevisi bahan ajarnya sesuai dengan kemajuan tehnologi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Karena setiap detik ada saja hal terbaru yang muncul di dunia ini.
Metode pembelajaran melalui kasus2 tertentu, lebih menarik daripada hanya ceramah dan mencatat.
Sistem pembelajaran melalui audiovisual yang dikombinasikan dengan entertainment atau edutainment justru lebih bisa mengaktifkan otak kanan sebagai sumber kreatifitas.
Tuntutan seperti itulah yang harus disikapi oleh pihak pengelola kampus untuk memberikan fasilitas internet, infokus maupun sarana lainnya yang menunjang pembelajaran tersebut di setiap lokal.
Mungkin seorang guru tidak lagi membawa gambar ke dalam ruang kelas, tapi cukup menunjukkan gambar yang tepat di internet lalu menjelaskan bagian2 yang perlu diterangkan. Misalnya tumbuh2an atau organ tubuh manusia.
Walau kita harus hati2 juga bahwa tidak semua informasi yang ada di internet itu benar. Terkadang penulisan atau bahasa ejanya yang salah atau keterangan gambar yang tidak sesuai.
Namun untuk memperkaya wawasan dan melepaskan rasa keingintahuan dari siswa adalah merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dijelaskan.
Menyikapi ujian nasional yang telah dilaksanakan, sepertinya pembenahan besar2an harus dilakukan sebelum kita menuntut lebih kepada seorang siswa. Pembenahan sarana pendidikan, kualitas pengajar, cara mengajar dan materi ajar yang up to date mesti dipikirkan bersama2 dengan melibatkan semua pihak. Tidak hanya di jajaran petinggi saja, tapi lebih mendengarkan aspirasi dari tenaga pengajar langsung yang menjadi ujung tombak pendidikan.
Jumat, 19 Maret 2010
Minggu, 14 Februari 2010
Membuat Buku Layaknya Membuat Sebuah Baju
Ini termasuk situs favorit saya, mengingat sebagai motivator kita mesti dimotivasi juga kan ..he..he..
Apalagi membuat buku sudah termasuk cita-cita saya sejak 3 tahun lalu.
Walaupun saya sulit mengarang, tapi semasa SMP dulu saya sering menulis kata2 motivasi serta beberapa buah puisi.
Waktu kuliah dulu saya sempat menjadi Redaktur majalah Dinding di tahun II, dan menjadi Ketua Bidang Tiga Himpunan Mahasiswa Kimia yang menangani Humas, Mading dan Bursa (menjual alat2 Kimia) di tahun ketiga.
Karena memang sudah menjadi Pemimpin Redaksinya waktu itu. Otomatis saya harus menjadi teladan dong, kan malu kalau tidak bisa menulis..he..he..Puisi pertama saya muncul di koran Haluan waktu itu sempat di Apresiasi oleh orang lain.
Saya tahunya saat ada teman yang bilang kalau waktu itu puisi saya lagi dibacakan oleh adik2 yunior yang lagi ospek tuch. Wah bangga juga, padahal saya udah lupa ..karena menyerahkannya sekitar 2 bulan yang lalu. Setelah itu saya mengirim tulisan lagi ke koran yang sama, dan dimuat lagi sekitar 2 bulan setelah itu. Lama setelah itu tidak pernah menulis lagi ...Soalnya saya lebih suka mencurahkan isi pikiran lewat rapat/organisasi daripada menulis...he..he..Kecuali menulis skripsi dan membuat Karya Tulis Hemat Energi Tingkat Nasional dulu bersama seorang teman..Ha..ha.lucu dech ceritanya...
Kemudian beberapa tahun lalu, saya mengikuti Lomba Menulis Guru dan berhasil menjadi juara II, tingkat Sumbar. Lomba menulis tentang Bung Hatta, menjadi finalis tingkat nasional. Disamping itu ada artikel2 lain dan puisi yang saya kirimkan ke koran Singgalang dan bulletin SEHATI.
Bagi saya menulis merupakan suatu tantangan yang harus ditaklukkan. Banyak kemalasan di dalamnya. Apalagi kalau idenya sudah mentok. Bisa2 tulisan harus dipending untuk waktu yang lama...
Menulis memang harus bebas dari aturan2. Kecuali profesi seseorang sudah dituntut untuk menulis, seperti wartawan.
Sungguh luar biasa, bagi saya menulis layaknya seperti menjahit sebuah baju (persis seperti cita2 saya lainnya yang masih saya tekuni), pada awalnya kita tentukan baju apa yang mau dibuat, lalu dibikinkan polanya, digunting lalu ditemukan kembali potongan2nya , dijahit dengan rapi, ditambah dengan assessoris yang menarik dan jadilah sebuah baju. Sama halnya dengan menulis dan menjadi sebuah buku. Dibuat judulnya, dibuatkan outline (kerangkanya) lalu dipecah2 dan diuraikan satu persatu. lalu disatukan kembali, diedit, dipermanis dengan gambar2 dan cover yang pas, jadilah sebuah buku.
Menulis bagi seorang pendidik adalah wajib, seseorang dapat dihargai adalah lewat tulisan2nya. Karena ketika dia meninggal yang ditinggalkannya adalah hasil pemikirannya tersebut. Sedangkan trendnya sekarang, tulisan kita adalah branding kita. Ayo.. boleh pilih keduanya...
Sebenarnya untuk buku yang bersifat pegangan bagi siswa dan peserta training sudah ada 3 buah yang saya buat, diantaranya : Etika Profesional Sukses, Tehnik dan Skenario MC serta Character Building.
Untuk ketiga buku ini, saya edit dan padatkan menjadi satu naskah, sudah pernah saya berikan naskahnya ke salah satu penerbit di Bandung kira-kira 1 1/2 tahun yang lalu. Tapi belum ada tindak lanjutnya. Sementara itu ada juga salah satu penerbit di Jakarta yang menawarkan jasa publishingnya.
Walau dalam bahasan Edy Zaques mengatakan, para pengusaha sukses sering juga membuat buku dengan menggunakan pendamping penulis, atau sekretaris. Tapi bagi saya, saya mau yang orisinil dari A sampai Z adalah hasil karya sendiri. Seperti layaknya membuat skripsi: dari cari bahan, mengolah data, mengedit, mengetik, lay out, cover bahkan self publishing.
Bisa nggak ya..? Harus bisa...bikin skripsi aja bisa...bikin buku..kenapa tidak?
Sabtu, 06 Februari 2010
BiTV dengan Program Acara Baru
Jika memang sinetron itu tidak layak untuk dilihat, apakah itu busana pemainnya, etika bicaranya, pertengkaran, percintaan, dll, sudah seharusnya orangtua mengalihkan bahkan mematikan TVnya dan mengajak belajar bersama.
Kita lihat saja, berbagai macam sinetron hadir dalam konteks yang jauh dari kenyataan keseharian.
Pada umumnya masyarakat dibuai dengan mimpi2 tentang suatu tayangan yang mungkin saja dapat menjadi pelepas lelah, namun miskin dengan pembelajaran.
Contoh saja sinetron remaja yang sering menggunakan setting sekolah. Sungguh sangat mengejutkan, dimana sekolah hanya digambarkan sebagai tempat untuk bergaul, berpacaran, dan kadang digunakan tempat lahirnya berbagai konflik yang terjadi pada diri tokoh yang main di sinetron tersebut.
Guru terkadang digambarkan sebagai sosok yang lemah. Keberadaan guru sebagai pendidik hanya untuk meramaikan saja. Profesi guru kehilangan wibawa di hadapan murid dan yang lebih menggenaskan tokoh guru sering kali dijadikan bahan tertawaan. Citra pahlawan tanpa tanda jasa sepertinya sudah diabaikan.
Kehadiran seorang guru sudah mulai dilecehkan, lambang suatu bangsa yang menutup mata tentang kemajuan akhlak putra bangsa.
Kita sangat membutuhkan suatu tayangan yang memotivasi , seperti sinetron lama sosok Sangaji, dengan tutur kata yang sopan dan rendah hati, walau keadaan orangtuanya tidak mampu, namun semangatnya untuk menjadi anak yang baik dan cerdas tetap bisa ia lakukan disamping harus menjual buku sepulang sekolahnya.
Atau kita rindu dengan sosok Dokter Sartika yang bersahaja dan menyejukkan yang diperankan oleh Dewi Yull waktu dulu.
Kita berharap di masa sekarang yang menjunjung demokrasi ini..tetap menghargai beragam pendapat dan kebebasan berekspresi. Tapi kebebasan yang beretikalah yang mempunyai nilai tinggi, baik di mata manusia maupun di mata Tuhan .
Untuk itulah BiTV akan menghadirkan suatu program acara yang membuat kita semua dapat mempelajari etika yang benar mulai dari keseharian sampai ke lingkungan sosial. Tidak hanya itu kita akan mulai belajar bagaimana mengembangkan diri sekaligus mengembangkan profesi dengan cara yang benar.
Berisi tentang bahasan, peragaan, dan juga dialog interaktif dengan masyarakat serta diiringi musik.
Sebuah tayangan yang menarik yang patut kita simak di tengah2 keluarga. Semoga saja menjadi salah satu acara TV favorit di tengah banyaknya pilihan yang ada di depan mata.
Kamis, 04 Februari 2010
Selasa, 02 Februari 2010
KASUS BANK CENTURY , LAMA AMAT......?
Sementara rakyat yang merasa ditipu oleh pihak bank sudah resah dan nggak tahan lagi menunggu uang mereka kembali.
Ada lagi yang berkata bahwa harapan mereka kepada PANSUS kasus Century sudah sirna. Mereka semua hanya lagi main sinetron di bawah sebuah skenario besar yang ditonton oleh jutaan pasang mata yang durasi tayangnya berjam2. wah..seru juga tuch...
Yach..lama amat. Itu masih di DPR belum penyelesaian masalahnya di pengadilan atau konpensasi korban.
Masuk pengadilan, terus ada lagi tuntutan dari jaksa, kemudian pembelaan dari pengacara...wah bisa kelar 1 tahun nich...trus uangnya manaaaa.....
Begitulah proses perjalanan hukum di Indonesia, yang jelas2 salah bisa aja jadi bebas, yang salahnya besar jadi kecil, yang salahnya kecil jadi besar. Tergantung kekuasaan dan uang kayaknya nich...
Trus apa yang kita dapat dari itu semua.
Nggak ada..saya lebih mau koreksi diri sendiri dan orang2 terdekat kita aja dech...cuma kita harus hati2 aja menjaga sikap laku...mulai dari sekarang.
Karena setiap orang besar pasti tantangannya juga besar, kalau bukan dia yang bikin kesalahan, atau anak buahnya yang melakukan kelalaian. Atau juga pihak musush yang mencari kesempatan..Hmmh..
Membiasakan yang benar dan bukan lagi membenarkan kebiasaan . Yuk..dari sekarang kita lakukan, tetaplah bersih...karena suatu saat orang pasti akan mencium bau busuk kita.
Karena perjalanan hidup masih panjang..."Hari ini adalah masa lalu dari masa depan kita". Untuk itu berbuat baiklah di masa lalu ini, supaya masa depanmu tidak akan pernah tersandung oleh apapun. Semoga
Sabtu, 30 Januari 2010
Serasa berada di alam... luas...lepas...

Mau tahu situs refreshing favoritku...?
Ini dia..selain ada berbagai macam busana dan assessorisnya...serta ragam furniture...artistic sekali...duh..asyik dech..buat cuci mata, daripada jalan2 di mall...atau bolak-balikin majalah...dijamin...bikin inspirasi lagi ...ha..ha..
tree scenic room by £zQ$.♥♪♥ on Polyvore.com
Kalau kita melihat gambar di atas, sebenarnya itu dilatarbelakangi oleh sebuah pemandangan berupa lukisan dinding atau wallpaper beserta wallcolournya.
Menjadi menarik karena apapun nuansa yang akan kita buat, dapat disesuaikan dengan macam2 accessoris perabot atau furniture yang mendukung pemandangan tersebut, seperti lampu2, bingkai photo, lemari, atau box buku, karpet, pembatas ruangan, meja, kursi, sofa, bed, blue laptop, bunga2, dedaunan, rumput, payung pantai, gantungan topi atau baju dll.
Di gambar itu dapat kita lihat juga , bahwa masing2nya merupakan template dari gambar2 yang sebenarnya lalu dipasang sesuai keinginan.
Anda juga dapat memvariasikan nuansa kantor anda atau tempat tidur, ruang tamu bahkan ruang belajar anda sesuai dengan keinginan anda, supaya kita tetap tenang, damai, sejuk dan mood anda tetap hidup...
Saya menyarankan untuk kantor atau ruang istirahat bahkan ruang tunggu sebuah rumah sakit sangat besar sekali manfaatnya untuk mempertahankan suasana yang nyaman dan tidak kaku dimana terlalu sering menatap dinding yang berwarna sama setiap saat.
Tidak hanya itu bagi anda yang mempunyai usaha di bidang makanan, nuansa sejuk dari pemandangan ini sangat cocok sebagai salah satu inspirasi anda. Apalagi ditambah dengan assessoris furniture yang mendukung suasana tersebut...apalagi di tempat2 yang jarang sekali menemukan nuansa pemandangan alam..
Bagaimana...?
Silakan temukan mana yang anda sukai di web berikut. Menarik sekali ...

Untitled by
R&R by ♥-Salome19-♥ on Polyvore.comHeal's | Round Sheepskin Natural Rug > Rugs, 150 GBP
IKEA | CD & DVD storage | Paper & media boxes | KASSETT, $4.99
Vinyl Music Record Solid Wood Racks (270 LPs) Storage Shelves,...
Blue Martini Glass Table Lamp - ShopTableLamps.com, $145
Paperback Bookshelves and Racks (aprox. 60-90 books) Shelves, Holders...
Rabu, 13 Januari 2010
Ok ...I'm ready...
Bangun pagi pukul 4, beres2....shalat Shubuh.
Siap2..dan berangkat ke Padang. perjalanan pagi cuma 2 jam. kita Praktikum Kimia..pukul 07.00 pagi.
Hmhmm ..responsi dulu 10 menit...lalu mulai dech...
Setelah itu giliran grup B pukul 10.00- 12.00...
selesai....
makan, shalat dan pulang...ke bkt....hujan...dingin..di dalam bus yang ber AC...hi..hi..hi...tidur ach...
Selasa, 12 Januari 2010.
Pagi2 jadwal ngajar Etika dan Kesekretariatan untuk siswa INGG di Bkt pukul 08.00 pagi.
Pagi itu materi kita Public Relations...dari bagaimana memPRkan diri, perusahaan bahkan PR dalam pemerintahan dan dunia INternasional yang dilakukan oleh diplomat atau duta besar.
Internal Relations (bagaimana membuat karyawan tetap solid dan bersemangat dalam bekerja : berikan fasilitas kesehatan ,kenyamanan kerja dan lingkunga, berikan apresiasi dll).
Sedangkan untuk External Relations sejumlah contoh2 yang menarik seputar PR termasuk dalam pendidikan, politik, kesehatan, dll yang disalurkan melalui media massa seperti internet, majalah, TV, radio, film, brosur, dll.
Ajang pertukaran pelajar, olympiade, pariwisata, pembuatan film, pertandingan olahraga, festival seni, seta pemilihan miss world dll juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang memPRkan sebuah negara.
...seorang PRO harus "pandai" menjalin komunikasi dengan siapa saja sehingga muncul good will dari semua pihak.
Pukul 9.45 Selesai...
dan pukul 10.00 kita ke Padang lagi..... Makan, shalat, masuk dech..jam 13.00.
Kali ini materi tentang pH Larutan. Responsi dulu ya..
Rapikan dulu bajunya baru masuk... 3 orang 1 meja.
Yang ada di meja cuma kertas selembar dan alat tulis.
4 buah soal waktu 10 menit.
Soal nomor 1 .... (belum buuuk...)....
Membandingkan grafik antara pH meter (digital), pH universal dan perhitungan).
Hasilnya didiskusikan dan dibuat laporan serta dinilai.
ok dech puyeng juga menilai...panas2 gini...tapi kali ini nilainya bagus2 juga kok.
Etika & Pelayanan di Perbankan
STAIN Batusangkar sudah sangat maju untuk ukuran daerah Sumatra Barat. Gedung yang mewah, fasilitas olahraga yang lengkap, pustaka yang luas dan lengkap dengan sistim komputerisasi dan on line, disamping itu juga secara berkala selalu didatangkan narasumber dan pakar ekonomi, politik, sosial, hukum, agama bahkan berskala internasional untuk kuliah umum. Luar biasa...
Saya sebagai narasumber ke dua waktu itu mulai pukul 13.00 siang hingga pukul 15.00. Suasana sehabis makan siang dan shalat, seperti biasa materi selalu diawali dengan pelajaran untuk mudah tersenyum ....cheese...
Bermula filosofi menjadikan diri sebagai MODEL/CONTOH/TELADAN harus dilakukan dimana saja sebagai pentasnya.
Awali dengan memperhatikan penampilan sebagai Front Cover, isi dengan Action, Expression & Communication .
Materi yang berjudul Etika dan Komunikasi di Perbankan sangat dibutuhkan bagi mereka karena akan ditempatkan pada sejumlah Bank Syari'ah, Bank Mu'amalah, BMT dll.
Dengan Role Play tehnik menelpon, menerima tamu dan bagaimana mengatasi keluhan pelanggan, semua siswa bersemangat, dan merasa puas. Dengan menganggap magang adalah tempatnya belajar, serta menjadikannya sebagai ajang start lebih awal.
Mudah2an motivasi serta etika pelayanan dan komunikasi yang masih kurang kita perhatikan harus lebih dipraktekkan. Jangan sampai semangat yang sudah membara mentah lagi hanya karena melihat orang lain tidak seenergik atau tidak seramah kita, jadinya kembali dech ke zaman prasejarah lagi...
Semoga semuanya sukses di dunia Perbankan.
Sabtu, 09 Januari 2010
Tahun baru yang terlewatkan....
Sebenarnya mau menulis apa aja di blog ini..tapi ya..karena aku agak introvert gitu...ya..nggak apa2 dech buat melepaskan uneg2 aja..toch..ini juga blog pribadi...
Oh ya...2 minggu ini emang sibuk banget dech..Sampai2 tahun baru aja belum sempat bikin rencana2 ...mgk krn udah kebanyakan kali ya..sekarang tinggal aplikasinya aja...he..he..
Betul saja karena aku lebih milih tidak jadi pegawai tetap...jadi lebih bisa kreatif gitu...
Hmmmh..maunya sich setiap hari nulis di blog ini..tapi diusahakan dech...
Kecuali kayak minggu kemarin sejak tanggal 26 itu sibuk melayani tamu atau menemani adikku yang liburan di Bukittinggi, biar dia merasa puas kita ajaklah jalan2....
Belum lagi akan ada acara keluarga di rumah mertua ini tgl 2 Januari lalu..he...he..
Sementara itu ehh jadwal di Fakultas Kedokteran Gigi nongol, 4 minggu berturut2 harus pergi ke Padang..alhasil jadilah mengajar pergi subuh pulang sore atau maghrib...banyak juga ceritanya sich...maklum dosen rayap...he..he...kapan ya..jadi dosen terbang, yang ketika ngajar harus naik pesawat terbang..ha..ha..
jadinya jadwal ngajarku di Bukittinggi, harus ngalah dulu dech...makasih ya...siswaku bisa pengertian...
Nggak enak juga ketika Pak Def (INGG tempat aku mengajar) meminta aku jadi MC Pembacaan SK untuk acara Wisuda..tgl 24 Desember, aku jadi bingung ada 3 jadwal ..masalahnya sebelumnya di hari yang sama aku sudah janji mau ngemsi duet juga sama Romi (Penyiar RRI) untuk acara Fashion Show di PEDATI..tapi hari itu juga aku ada jadwal ngajar di Padang..alhasil aku akhirnya ngajar aja dech..walaupun untuk jadi MC aku mau...banget...yach...nggak apa2lah...mungkin belum jodoh..
Hmmh..tgl 29 Desember Rafqi anak keduaku ulang tahun yang ke tujuh..karena hari liburan semester, akhirnya kita undang tetangga dekat aja untuk merayakan ulang tahunnya, seru juga koq...
Karena bolak-balik Bukittinggi Padang ya..badanku agak2 linglung juga....belum lagi tgl 1 dan 2 Januari kita harus standbye utk acara keluarga ini...(maaf ya..kalau ada yang tidak terundang) habis lagi blank sich...
Tapi asyik juga akhirnya aku bisa ngemsi untuk acara Penyambutan Kedatangan Anak Daro dan Marapulai...(ntar dibagikan dech scenarionya...masalahnya banyak yang pengen minta sich...sekalian sama MC dong..he..he...)
Eh...ternyata ketemu juga sama Romi..yang menjadi salah satu vokalis musicnya...nahhhh...jadilah kita ngemsi bareng plus nyanyi bareng juga akhirnya...jadi ingat waktu kita ngemsi duet di acara Undian BRITAMA..asyik dech...
Tanggal 3 Januari beres2in rumah....serta melepas family yang balik lagi ke rantau....
Tanggal 4 mulai lagi dech ngajar ke Padang .(Pleno Kimia ). Siangnya ke KOPERTIS...hmh..mengurus fungsioal yang sudah lama belum juga kelar...kasihan dech aku...
Tanggal 5, Selasa pagi jam 7 di Padang, sampai di Bukittinggi jam 12, dan jam 1 siang ngajar di INGG (Etika dan Kesekretariatan) lalu jam 3.30 sore di AMIK AKTAN (Etika Profesi)...pufffh.....seru juga....
Tanggal 6 ,7 Padang lagi..
Tanggal 8 Januari, memberi pelatihan MC dan Public Speaking pada Persatuan Istri PLN Solok.
Peserta antusias dan ingin belajar MC langsung ke depan...wah...nggak salah ternyata kalau ibu2 dimotivasi...bisa juga kan...?
Setelah dijemput dan diantar...ditraktir makan malam...dan sekantong plastik besar rambutan...he..he...Trims banyak Buk Des dan Pak Rusli...salut sama keduanya...contoh orangtua berprestasi dan suskes...
OK dech...demi mengutak atik komputer, akhirnya jadwal belajar desain jam 11 sampai jam 2 permisi dulu dech...
Besok diminta ngasih materi kepada siswa yang akan magang di STAIN Batusangkar dengan judul : Etika dan Komunikasi di Perbankan.
Oh ya..mau jemput anak dulu...setelah itu yuukk siapkan materi buat besok...sambil beres2in rumah lagi, masak, nyuci dll..biasalah buk RT...
yach down to earth lah gitu..he..he..
Do'akan sukses ya?...Amin...
Sabtu, 26 Desember 2009
ETIKA OH....ETIKA
Masalahnya bagi saya sudah jelas kedua2nya bertindak tidak tepat.
Persoalan mengenai tulisan Luna Maya adalah Ranah Privat atau Ranah Publik bagi saya itu semua tidak sepenuhnya benar.
Apapun itu kalau sumpah serapah tidak tepat sekali dituliskan dan diketahui oleh orang banyak, walaupun bagi beberapa pengamat mengatakan bahwa Twitter itu adalah ranah privat.
Bagi saya yang dikatakan ranah privat itu adalah keluarga dan orang2 yang paling dekat dengan kita.
Kalau yang namanya teman2 di situs jejaring seperti Facebook, Twitter atau apalah namanya lagi, sudah jelas itu merupakan ranah publik, wong utk membangun kekuatan juga digunakan cara tersebut kok.
Apa nggak salah nich..para nara sumber yang bicara.
Sedangkan bagi wartawan, tidak semuanya idealis dan mematuhi kode etik yang berlaku.
Tanggapan bahwa wartawan infotainment bukan jurnalis itu hanya utk pembersihan diri saja. Saya sering juga melihat ada wartawan berita yang membuat si yang punya nama atau acara terpaksa mengeluarkan uang untuk ucapan selamat atau liputan acara dsb.
Artinya setiap manusia memang harus menyadari ETIKA PROFESI masing2. Kalau ada yang melanggar itu hanya oknum yang tidak bisa disamaratakan, persis seperti cicak VS buaya yang juga tidak satupun saya dukung.
Hati2 dalam mendukung seseorang atau siapa saja, kadang2 kita agak subjektif hanya karena kita suka sama dia, terus menutup mata terhadap kesalahannya.
Semestinya kita harus adil melihat bahwa Ada oknum Polisi, Jaksa, Hakim, Dokter, Pejabat dll
Intinya kita harus bisa mengambil hikmah dari permasalahan yang terjadi. Artinya apapun yang akan kita katakan, pikirkan dan lakukan di depan publik harus dipertimbangkan berulang kali, karena akan banyak kamera di sekitar kita yang siap untuk menjatuhkan kita.
Kita juga harus hati2 dengan jebakan emosi yang sering dituliskan.
Kadang2 saya lebih suka menghapus kembali komentar saya di facebook daripada nanti dikomentari negatif atau bahkan disalahartikan oleh orang lain, kecuali kita sudah siap dengan apa kira2 tanggapan yang akan diterima nantinya dengan nada canda...
Selasa, 22 Desember 2009
Jumat, 18 Desember 2009
Komunitas Kencana...the Golden Age..Jadikan kami sahabat...
Oleh karena itulah maka Uni Djan sebagai Ketua Kencana Mandiri Sumatra Barat yang dilantik berkeinginan agar usia 50 tahun ke atas, bukan untuk ditakuti, tapi justru merupakan usia keemasan (kencana) yang harus disikapi dengan bergabung bersama komunitas yang sama, sehingga ada rasa kebersamaan dalam menjalankan program2 yang dibutuhkan di masa tersebut.
Dengan mengundang narasumber Ibu Jackie Ambadar sebagai Ketua Kencana Mandiri Pusat dan bapak Ismail Hassan sebagai sesepuh yang sudah malang melintang di dunia politik dan pemerintahan Pusat , akhirnya rencana seminar yang sempat tertunda karena gempa bulan Oktober lalu terlaksana juga tanggal 14 Desember 2009 di Pangeran Beach Hotel Padang
Jackie Ambadar mengatakan bahwa ada 6 dimensi hidup sehat yang diaplikasikan dalam program kegiatan Kencana Mandiri, yaitu :
1. Sehat Fisik, di usia ini perlu menjaga kesehatan, dan memperhatikan pola serta asupan makanan yang bergizi serta olahraga, perawatan kulit sederhana, demo menu lansia sehat spt: diabetes, hipertensi dll
2. Sehat Psikologis, kebanyakan dari mereka menginginkan dihargai dalam bagian kehidupan, memberi bantuan sosial serta memberi penghargaan kepada sesepuh yang sudah banyak berbuat untuk masyarakat sosialnya.
3. Sehat Emosional, mengatasi stress dengan yoga, anjangsana, menjenguk teman yang sakit dan melayat jika ada yang meninggal.
4. Sehat Spiritual, acara ini tidak selalu ceramah agama tapi juga pembacaan puisi, renungan dan reki
5. Sehat Intelektual, mengantisipasi seringnya lupa, maka dilakukan senam otak, seminar2, diskusi, menulis pengalaman dll.
6. Sehat Vocational, menyalurkan hobby dan kesenangan bersama, bertanam, masak bersama, jalan2 dll.
Dalam rangkaian program2 yang telah ditetapkan tersebut tentunya Anggota harus dilibatkan dalam mengisi acara , sehingga mereka yang sudah memasuki usia pensiun ini masih merasa dihargai ketika ilmunya dapat dibagikan kepada rekan2 lainnya.
Sementara itu Bapak Ismail Hassan, sebagai nara sumber berikutnya. Bapak yang sudah berusia 83 tahun ini, masih tetap energik serta aktif di dunia pendidikan dan dakwah ini mengangkat judul : "Senangkanlah Hatimu".
Indonesia bagaikan sepotong surga yang dipindahkan ke muka bumi, demikian Ismail Hassan mengutip ucapan syekh Sofwat Saqa Al-Aminy, ketika memulai uraiannya.
Namun bencana dan musibah selalu datang silih berganti seperti : gempa, kecelakaan, tanah longsor, banjir, tsunami yang diakibatkan sebagian besar oleh ketidakpedulian manusia terhadap alam itu sendiri.
Alam juga sudah tua, dan memang sering sakit2an, begitu juga dengan manusia. Lalu apakah yang kita cari di muka bumi ini ?
Dalam Al Qashash 77 Allah berfirman : "Carilah apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah lupakan nasibmu di dunia. Berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu dan janganlah berbuat kerusakan, karena sesungguhnya Alllah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan".
Dalam hadist Qudsy ;
"Aku sesungguhnya sudah mau marah dan mengazab hamba-hambaKu ini, tetapi sewaktu Aku lihat orang berbondong-bondong datang ke Masjid, Aku lihat orang bersimpuh membaca Al-Quran dan Aku lihat anak-anak belajar agama Islam, maka surutlah amarahKu".
Dalam hadist Qudsy lain Allah menjelaskan :
"Wahai manusia Allah berfirman kepada kamu semua: Kerjakan yang baik dan tinggalkan yang jahat, sebelum datang satu waktu dimana kamu berdo'a tidak Aku ijab lagi, kamu meminta tidak aku beri pertolongan".
Tugas kita di dunia adalah mensyukuri apa yang telah diberikan Allah dan mengaplikasikannya dalam satu kata Senangkanlah hatimu (Kun Sa'idan)
Wahai orang kaya senangkanlah hatimu, tidak banyak orang yang menjadi kaya, maka selama Engkau kaya dermawanlah, serta lihat dan berbagilah dengan sekitarmu.
Wahai orang miskin senangkanlah hatimu, dengan miskinmu engkau akan tenang karena tidak ada orang yang akan iri kepadamu.
Wahai orang tua senangkanlah hatimu, karena belum tentu semua orang bisa mencapai usia sepertimu.
Wahai anak muda senangkanlah hatimu, isi otakmu dengan ilmu dan isi dadamu dengan iman, jangan kau sia-siakan masa mudamu.
Wahai orang sehat senangkanlah hatimu , karena Alah telah memberikan karunia kepadamu, jagalah makanan dan pikirmu dan bantulah orang yang lemah.
Wahai orang yang sakit senangkanlah hatimu, karena dengan sakitmu engkau bisa merenung dan mendekatkan diri dengan Allah, dan yakinlah setiap penyakit ada obatnya.
Wahai orang berpangkat dan berilmu senangkanlah hatimu , gunakan pangkat dan ilmumu untuk kesejahteraan masyarakatmu, karena tidak selamanya engkau berada di posisi itu.
Jadikan masa hidupmu berarti dan bermakna dalam kondisi apapun dirimu.
"...Demikianlah acara dialog Interaktif kita hari ini dengan tema tetap Aktif, Kreatif, Sehat dan Mandiri.
Trimakasih atas perhatian dan kebersamaan bapak ibu semuanya, mohon maaf bila ada yang kurang berkenan. Selamat siang sampai berjumpa lagi. Wassalaamu'alaikum WW" demikian Linda Hevira menutup acara.
Minggu, 13 Desember 2009
Jackie Ambadar...Semangat yang Tak Pernah Pudar.
Awal langkahnya menjadi Pengusaha adalah dengan bermodal mesin jahit , mulailah Jackie muda membuka sebuah Toko yang menjual baju dan perlengkapan bayi, yang akhirnya terkenal dengan nama Le Monde.
Dalam perjalanan panjang saat meniti kerajaan bisnis yang melibatkan keluarga ini, beliau juga menyarankan jika sebuah usaha sudah berskala Dunia maka hak paten nama dan paten jenis barang sangat penting.
Beliau sempat terkena kasus untuk masalah ini yang menyita waktu, energi dan biaya yang besar.
Untuk mengantisipasi tenaga kerja yang sering demo, beliau akhirnya mengambil jalan menerima hasil kerja yang berkualitas saja dari rumah2 penduduk dan tidak difokuskan di pabrik.
Berbicara tentang potensi daerah Sumatra Barat, disamping alamnya yang indah mempesona, Ibu yang satu ini sangat tertarik dengan hasil kerajinan seperti bordir, sulam, songket dll yang dihasilkan oleh wanita2 di Sumatra Barat dan mengharapkan saya bisa membina mereka dalam satu wadah UMKM atau Koperasi.
Dengan meminta dukungan dari Departemen2 terkait mudah2an potensi Sumatra Barat makin berkibar hendaknya.. Intinya kemasan dan corak yang menarik yang berdaya saing di pasaran lokal, nasional bahkan Internasional dan rajin dalam setiap pameran yang diadakan harus segera dilaksanakan. Semoga saja semua ini bisa terwujud.
Terimakasih Ibu Jackie...Sampai ketemu di Pangeran Hotel Padang, 14 Desember 2009 dalam Seminar Aktif, Kreatif, Mandiri dan Bahagia . Teman2 yuk ikutan insert Rp 50.000,- dari pukul 8.00 hingga 12.00 siang. Ntar saya yang jadi MC nya disana...Bye...
Selasa, 08 Desember 2009
Sabtu, 05 Desember 2009
Motivator Rp 500.000, Rp 5.000.000 dan Rp 50.000.000
Di Indonesia motivator lahir bak cendawan tumbuh, ada yang sudah matang sebagai pemain lama tapi ada juga pemain baru yang begitu cepat majunya bahkan masih muda-muda.
Ada yang berbekal sekolah ini itu, mengambil course di luar negri dan mendapatkan sertifikat tertentu, bisa jadi di bidang psikologi, bisnis, komputer,pendidikan, management, leadership dsb.
Latar belakangnyapun berbeda-beda, ada yang sukses dalam membuat sebuah karya tertentu, misal karena buku yang ditulisnya selalu best seller, karena bisnis onlinenya sudah menggurita, ada juga motivator yang berasal dari orang miskin yang berhasil menjadi pengusaha kaya, penceramah yang cara penyampaiannya mengena dan lebih masuk dengan pendekatan agama.
Mereka datang dengan menawarkan metode2 yang berbeda tapi pada hakekatnya adalah sama.
Ada yang mengusung metode Hypnotherapy, NLP, Mind Mapping, Tombol Motivasi, Kotak Ajaib, ESQ, MESSI,Soul Therapy, Time Line Therapy, Pendekatan agama, budaya, seni dsb.
Tak dipungkiri Indonesia memang masih sangat membutuhkan motivator2 tersebut, karena di tengah peliknya kehidupan, buntunya pikiran dan sempitnya lapangan pekerjaan, memang kehadiran sang motivator ibarat datangnya angin segar dan penghilang dahaga di tengah padang gersang rutinitas kehidupan.
Namun permasalahannya adalah tidak semua orang bisa mendapatkan pencerahan tersebut, mengingat rakyat Indonesia sebagian besar lebih banyak berada pada level menengah ke bawah.
Bagaimana mungkin untuk satu pelatihan saja sang motivator mematok harga perjam sampai 50 juta ke atas. Tapi ini tentu saja audiensnya dari kalangan tertentu saja.
Jika peserta yang datang seminar berasal dari perorangan, maka kadang panitia bisa mematok harga pelatihan perkepala sampai 2,5 juta bahkan lebih.
Bagi masyarakat menengah mereka lebih baik mengalihkan uangnya untuk modal sebuah usaha, kan lebih jelas hasilnya. Daripada mereka terpesona oleh kharisma dan ucapan yang bersemangat dari seorang motivator sedangkan mereka bisa mendapatkan motivasi gratis dari radio, televisi, internet ataupun orang2 sekitarnya yang sudah sukses.
Pada dasarnya, Sang motivator tidak akan bisa sukses dan bekerja sendiri, ia tetap membutuhkan tim manajemen layaknya seorang artis.
Motivator hanya bertugas memberikan pelatihan, mengasah ketrampilan public speaking, kemudian memperbanyak bacaan dan selalu mencatat serta menganalisa setiap apapun yang mempengaruhi tingkah laku manusia. Meramu semua informasi yang ia punyai dan dapatkan, sehingga menghasilkan sebuah konsep pelatihan dan slogan-slogan baru yang lebih memikat. Mengumpulkan semua kisah2 selama pelatihan dan mengemasnya menjadi sebuah buku baru. Selanjutnya bagi yang tidak bisa mengikuti pelatihannya secara langsung maka para penggemar bisa juga menikmati buku yang diterbitkan oleh sang motivator.
Sementara itu tim manajemen bekerja mencari klien, mengajukan proposal, membuat brosur, memikirkan lay out dan mengemasnya dengan sangat menarik.
Memperbanyak link dan kerjasama dengan berbagai pihak serta instansi2 yang membutuhkan jasa motivator, serta mengaktifkan public relations dan press release.Membuat website dan membuka kesempatan interaktif secara on line. Bahkan memberikan follow up pelatihan dengan harga spesial.
Brand Image seorang Motivator sudah mirip barang dagangan yang bisa dijual dengan harga mahal dan juga merupakan icon suatu pelatihan tertentu.
Terlepas dari itu semua, permasalahan yang sering muncul adalah bahwa audiens yang hadir saat motivator beraksi, semuanya mungkin mengangguk tanda setuju bahkan ada yang mempunyai keinginan untuk segera berubah dan berbuat. Tapi kenyataannya setelah satu jam berlalu , begitu sang motivator "bertarif" pulang, maka semangat untuk berubahpun kembali hilang.
Pada dasarnya apapun metodenya, siapapun motivatornya adalah sama.
Harga dimulai dari Rp 500.000 sampai lebih 50 jutapun, cara penyampaian materi oleh sang motivator bisa jadi sama, bahkan kadang yang lebih murahpun lebih berbobot daripada si motivator bertarif.
Kembali lagi, kalau motivator diibaratkan barang, maka memang kemasan dan pengelolaannyalah yang berbeda.
misal: nasi goreng yang dijual di kaki lima dengan porsi banyak harganya Rp 15.000,-
sedangkan jika nasi goreng yang sama, dengan kemasan menarik dan diberi label lalu dititipkan di toko kue, maka untuk porsi yang sama kita harus membeli Rp 20.000,-
dan kalau kita masuk ke sebuah restoran atau cafe dengan sajian yang menarik dan suasana yang nyaman maka harga nasi goreng tadi sudah menjadi Rp.25.000,- bahkan lebih.
Yach...apapun makanannya minumnya teh botol sosro..eh...salah
Apapun usahanya, kemasan dan pelayananlah kunci suksesnya.
Rabu, 02 Desember 2009
NAMRU, militerisme asing berkedok kerjasama KESEHATAN
Didirikan tahun 1970 sesuai permintaan Departemen Kesehatan RI dan berakhir pada bulan Desember 2005.
Kegiatan penelitian bersama ini menitikberatkan pada malaria, penyakit akibat virus seperti demam berdarah, infeksi usus yang mengakibatkan diare dan penyakit menular lainnya termasuk flu burung.
Penelitian NAMRU-2 hanya berhubungan dengan penyakit-penyakit tropis yang terjadi secara alamiah.
Namun faktanya ternyata sampel-sampel virus yang diberikan oleh negara2 penderita tersebut tidak pernah mendapatkan hasilnya berupa vaksin pencegahan, yang sangat dibutuhkan oleh negara2 yang dijangkiti virus tersebut.
Justru vaksin tersebut beredar dan diperjualbelikan di pasaran farmasi dunia, dengan harga yang sangat mahal sekali terlebih kepada daerah pandemi.
NAMRU yang dicurigai sebagai inteligen dan milik Angkatan Laut, mulai terbongkar rahasianya oleh seorang Pejuang Wanita abad 21, Siti Fadilah Supari, yang tidak melihat manfaat apa2 adanya NAMRU di Indonesia.
Terlebih lagi saat WHO juga mewajibkan negara2 yang terserang virus flu burung untuk diteliti.
Dengan tegas dan tanpa basa basi di hadapan dunia, sang Mentri yang mempunyai jiwa nasionalisme dan patriot yang tinggi kemudian berpidato di corong dunia, berniat mereformasi WHO (World Health Organization) yang menjual sampel virus ke AS serta mengecam farmasi AS dalam pembuatan senjata biologi.
Demikian juga pakar intelijen Laksda Purn Subardo mengakui,NAMRU memang menjalankan misi rahasia yang kebal hukum dan tak tersentuh media.
Dia juga mengatakan inteligen negara Indonesia saat ini, sangat lemah.
dari 28 kedubes Indonesia di luar negri 16 diantaranya telah disadap.
Pakar intelijen lainnya juga mengatakan, banyak sekali informasi2 rahasia negara telah diperjual belikan kepada pihak asing oleh oknum, ataupun lewat barter informasi .
Akhirnya, walau melalui perdebatan yang panjang, NAMRU ditutup 16 Oktober 2009, dan kesepakatan baru dibuat, sampel yang diberikan oleh negara yang menyerahkan virus untuk diteliti WHO, harus bisa mendapatkan kembali hasilnya dalam bentuk vaksin.
Endang Rahayu Setyaningsih sebagai orang yang dekat dengan NAMRU yang pernah ditegur dan diskors oleh Ibu Siti Fadillah, malah diangkat menjadi Mentri pengganti, dipertanyakan DPR keberadaannya.
Kita semua juga wajib mengawal sepak terjangnya, walau dokter yang satu ini, karirnya tidak menonjol, kesehariannya lebih berteman dengan laboratorium sebagai peneliti, namun dia harus belajar cepat bagaimana dunia internasional sedang mencari kekurangan kita dibalik seribu kelebihan yang kita punyai.
Semoga saja dia tidak melupakan rakyat yang menanti aksi yang pasti seperti Ibu Fadilah Supari.
Hmmh...banyak pelajaran yang dapat kita ambil disini.
Kita harus waspada, bahwa ada Sejuta celah yang bisa dimasuki oleh negara asing untuk memanfaatkan kebodohan dan kelemahan kita, mulai dari idiologi, politik, ekonomi,sosial, seni, budaya, pendidikan dan kesehatan.
Seyogyanyalah kita kembali menumbuhkan rasa cinta tanah air dan meningkatkan rasa persatuan ditengah kebhinnekaan.
Etika Profesi seorang Pelayan Kesehatan seperti Dokter dan Perawat, harus kembali mengingat sumpah mereka...dengan melayani pasien sepenuh hati, sebab siapapun yang bernyawa berhak mendapatkan pelayanan dan kesehatan prima tanpa menomorsatukan materi.
Bagi para wisuda dan kita semua hendaknya merenungkan kembali, makna lagu Bagimu Negri...
Padamu negeri... kami berjanji...
Padamu negeri... kami berbakti...
Padamu negeri... kami mengabdi...
"Bagimu negeri... jiwa raga kami..."
Selasa, 17 November 2009
WARTA, WANITA dan FAKTA

Dengan berdalih bahwa setiap progam televisi yang ditayangkan tidak pernah lepas dari peran sponsor, supaya perusahan tetap hidup, karyawan tetap makan dan tentu saja di tengah perebutan kue iklan dengan stasiun TV lainnya, maka demi merebut perhatian massa, tidak jarang tayangan2 televisi bisa jadi tidak mendidik bagi para penontonnya.
Tapi kapankah sebuah idealisme hadir dan suatu pembelajaran positif yang mencerdaskan pemirsa, akan mampu menggeser setiap tayangan2 seperti: sinetron2 cemen, kekerasan, reality show yang direkayasa, kasus2 yang di blow up, narasumber2 yang aji mumpung, serta hiburan2 yang di luar norma kesopanan akan menghilang...
Tugas KPI sepertinya tidak bergema lagi, sebuah komisi yang dibentuk pemerintah dan dipilih oleh DPR dan DPRD tak banyak berbuat dalam hal ini.
DPR sendiri setelah menelorkan UU Pornografi, diam2 saja. Lalu di tengah pro dan kontra permasalahan tsb, masih ada juga orang yang dengan bangga mengatakan bahwa UU pornografi akan mengekang hak azazi manusia dalam hal seni...Wow...nggak kreatif amat...Kalau mencari uang dengan cara mengatasnamakan nafsu, selera pasar, kesenangan, hiburan dll tanpa mengindahkan norma dan agama...ya..itu sich semua orang bisa, mikir yang positif kenapa sich...
Di SALAH satu kesempatan talk show SAYA dengan seorang ustadzah, dari Bandung, beliau mengatakan bahwa sebuah negara akan dirahmati Allah jika pemimpinnya berani mencegah kemungkaran dengan powernya dan mengajak kebaikan dengan powernya...
Sepertinya untuk hal ini, saya akan salut dengan Bapak Fauzi Bahar walikota Padang .
Terjun ke lapangan saat gempa dan selalu memotivasi masyarakatnya lewat corong RRI sepanjang siang dan malam hari.
Berani menutup akses dan merazia kemaksiatan, langsung menegur ke lapangan pejabat2 yang malas serta mewajibkan semua pelajar menggunakan baju kurung di sekolah. Menyuruh menghafal dan menggemakan Asmaul Husna setiap harinya.., serta menyemarakkan dan belajar di mesjid pada bulan Ramadhan dan masih banyak lagi sepak terjangnya.
Luar biasa.....Walau memang ada pro dan kontranya...Kasihan ... di saat orang berbuat benar..ada aja orang yang nggak benar menjadi marah...Ironis memang..
Banyak sekali fenomena di bumi ini, demi sebuah popularitas, sebuah ketenaran, sebuah kekuasaan, sebuah kekayaan, orang akan selalu mencari sensasi dan melakukan apa saja.
Tanpa berfikir panjang, efek dari perbuatannya. Apakah orang tua akan malu,apa anak2 akan marah dan kecewa, teman2 akan mencibir dsb...terlebih lagi tidak pernah berfikir besok akan mati...A'uzubillahi min zaalik...
Satu hal lagi menurut ibu Euis Srimulyati, dalam dialog Wanita Membangun Negri di BiTV, beliau menjelaskan jika wanitanya baik, maka baik pulalah negara itu.
Dan untuk menjadi wanita yang baik..salah satu caranya adalah dengan menutup aurat..
(jika ia menutup aurat maka tertutup pulalah beberapa jalan kemaksiatan bagi dirinya)..Subhanallah... (tapi masih ada pro dan kontra mengenai hal ini, masing2 dg dalilnya sendiri2..) hmh...
Lalu bagaimana dengan orang yang mengatakan : Belum ada panggilan...
"Wah..salah besar..kan waktu kita lahir ke dunia...diadzankan dulu buat yang laki2, dan diqamatkan buat yang wanita..betul nggak..?"
Kalau nggak merasa dipanggil lha...Mau dipanggil pakai apa lagi sich...?
Kita butuh wanita yang mempunyai KEDAULATAN DIRI...tidak mudah terpengaruh oleh ini itu...(saya jadi ingat kata Uni Djan..: berapa banyak wanita yang mau saja DIPANCING...demi rasa cinta, rasa sayang, harta, takut kehilangan, takut ditertawakan, takut tidak dikenal, takut tidak makan, takut ....dll)
OK..saya tahu...stop menyalahkan orang lain, keluarga, anak2, teman, guru, orang tua dll. Saatnya mulai muhasabah diri...sejauh apa arti hidup ini...
Masih banyak yang perlu digali dalam diri..dan diekspresikan dengan cara yang benar..bukan merasa benar..
Saat ini saya sangat simpati dengan orang2 yang banyak berbuat tapi nggak banyak bicara, ia bicara lewat karya, semua yang akan dia tulis, yang akan dia sampaikan dan yang akan dia lakukan telah melalui seleksi batin ..apakah ini baik untuk dirinya dan orang lain atau tidak...
Artinya orang ini punya komitmen dengan diri dan hidupnya...serta bertanggung jawab terhadap apa yang yang pernah dia janjikan dan sampaikan...
Ada nggak ya..kalau ada saya langsung pilih dia...
Sabtu, 14 November 2009
Mencari Pemimpin yang Amanah bukan Pemimpin yang Lengah
Melihat fenomena yang ada sekarang ini, kembali lagi saya pertanyakan untuk apa sih adanya pemerintah di negeri ini, ya selain menjaga, melindungi rakyat, tentu saja memperhatikan kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya, bahkan rakyat yang pernah memilihnya. Dan jawabannya adalah rapor merah buat pemerintah atau pemimpin itu sendiri.Hmh..
Saya sangat terkesan dengan sebuah bulletin Jumat yang mengatakan bahwa Umar bin Khattab ra, saat menjadi khalifah/pemimpin menunjukan kapasitasnya sebagai penguasa yang agung. Setiap malam beliau selalu berkeliling mengontrol rakyatnya , dan rela memanggul beras untuk rakyat yang sedang kelaparan, meskipun wilayah kekuasaannya membentang luas sepanjang Arab, Timur Tengah bahkan sebagian Afrika.
Beliau pernah berkata ; "Seandainya ada seekor keledai terperosok di kota Baghdad karena jalan rusak, aku khawatir Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban diriku di akhirat kelak."Luar biasa.
Sangat berbeda sekali dengan pemimpin di zaman kita, jangankan ada jalan yang rusak, fasilitas yang sudah parah dan berbahaya sekalipun, dengan alasan kekurangan dana, seolah-olah tidak ada masalah bagi mereka.Yach, wajar saja karena mereka tidak pernah melewati tempat-tempat itu, terang saja rasa empati dan simpati kepada rakyat tidak pernah ada. Toh, mereka terlalu sering turun naik mobil, dan meresmikan gedung ini dan itu, mendengar laporan yang menyenangkan dan tidak ada waktu untuk duduk bersama dengan rakyat, ya.. kecuali hanya pada masa kampanye saja. Ngaku aja dech..
Oleh karena pemimpin yang tidak beretika itulah, habis manis sepah dibuang, maka ada saja yang mengatakan siapapun pemimpinnya, toh kita masih gini-gini saja, daripada saya harus pergi milih partai, maaf saja waktu saya lebih berharga memilih sayuran yang segar untuk dijual di pasar. Ironis memang.
Menurut saya, sosok pemimpin yang tanpa cela, bersih luar dalam, teruji dalam kondisi apapun masih dinantikan sebagai sosok idola rakyat Indonesia, yang saat ini memang susah diatur, di tengah berbagai multietnis, suku, keinginan dan latar belakang serta berbagai kepentingan.
Mudah saja menemukan orang-orang yang mempunyai sifat seperti musang berbulu domba, dan orang yang pandai menjilat ke atas dan menginjak ke bawah.
Sekarang, pemilu caleg sudah ketahuan hasilnya, walaupun banyak sekali ketidakberesan yang terjadi. Setidaknya kita sudah berusaha dan menggunakan hak pilih kita.
Lalu bagaimana halnya dengan pemilihan kepala daerah nantinya?
Dapatkah mereka menjalankan amanah yang kita berikan..?
Pilihlah pemimin yang berani bekerja dan sudah terbiasa membaur dengar rakyat, bukan mereka yang hanya bisa mengumbar janji2 sorga semata...
Namun bagaimanapun hasilnya...Biarlah pertanggungjawaban mereka itu menjadi urusan Allah, yang jelas urusan kita adalah selalu berusaha menjadi manusia yang baik dan benar, bukan manusia yang selalu merasa benar.
Semoga saja Allah selalu menurunkan HidayahNya bagi kita semua.
Amin.
Jumat, 13 November 2009
ANTARA TANTANGAN DAN HARAPAN
Ethica (Latin) adalah falsafah moral dan merupakan pedoman cara hidup yang benar, dilihat dari sudut budaya, agama dan susila.
Seiring dengan perkembangan tehnologi maka meningkat pula hubungan antar manusia baik secara Nasional maupun Internasional.
Pentingnya belajar etika dalam pergaulan dan dunia kerja membuat kita merasa percaya diri, disenangi dan dihormati karena memiliki tenggang rasa dan bisa menghargai SETIAP perbedaan.
Sebaliknya jika kita tidak memahami tentang etiket maka kita akan merasa rendah diri, serba salah, bahkan disangka over acting.
Banyak sekali yang harus dibenahi dari para pemuda. Dari cara berpakaian (dalam belajar etika ini saya mewajibkan yang perempuan memakai rok) lah kok orang Minang nggak punya rok sichh?, sedang yang laki2 tidak memakai anting, kalung atau gelang assessoris , bertutur (membiasakan ucapan maaf,tolong, terimakasih dll, sikap laku (mendengarkan, cara duduk dan berdiri yang baik), berbicara di depan umum pun dipelajari dalam mata kuliah ini. Penilaian yang meliputi 3 aspek, yaitu : kognitif (pengetahuan), afektif (sikap) dan psikomotorik (praktek role play di depan kelas) adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan.
Hal pertama yang perlu dibenahi dari pelajaran apa saja, menurut saya adalah memberikan materi "Pengembangan Diri" dengan metode Who am I and Self Explorer, dimana semua siswa mengisi 20 buah kelebihan , 20 kesuksesan/prestasi, 20 buah kelemahan dan 20 buah cita2/harapan/keinginan mereka, dan "game" apa kesan pertama orang lain terhadap kita?
Tidak mudah mengisi kelebihan atau kesuksesan tersebut bagi mereka dibanding mengisi kelemahan. Padahal Prestasi disini maksudnya adalah sesuatu kesuksesan kecil yang kita punyai atau kita rasakan,walaupun menurut orang lain belum dikatakan prestasi...misal salah satu siswa saya (laki2) mengisi dengan cepat lalu kemudian membacakan ke depan, bahwa yang menjadi prestasinya adalah mencuci piring, memasak rendang, menyapu rumah, melipat kain dll. "Luar biasa...itulah yang saya inginkan...tidak mesti anda mendapat piala atau menjadi juara ini dan itu "...Baik trimakasih dan berikan tepuk tangan..."
Motivasinya adalah : Jangan dulu melihat orang lebih baik dari kita , walaupun yang kita buat itu sepele bagi orang lain..tapi bagi kita justru kelebihan...(dalam Islam itu yang dikatakan bersyukur).
Kemudian.... kelebihan yang kita punyai bisa saja berupa fisik, sifat, sikap maupun kinerja kita, dimata diri sendiri, teman, keluarga, guru, tetangga bahkan pacar sekalipun.
Pertanyaannya sekarang adalah...
Begitu sering kita terjebak dengan bayang2 orang lain yang lebih hebat dari kita, sementara kita tidak pernah mau menggali ke dalam...mengekplorasi apa lagi sich yang kita punya dari kelebihan kita...?
Jangan salah..walaupun sepele..tapi yakinlah...bahwa kelebihan2, prestasi2 tadi bisa kita hadirkan di depan mata kita saat mengalami rasa tidak percaya diri yang pernah hinggap dalam pikiran ketika berhadapan dengan orang hebat, atau pada saat harus berbicara di depan umum...
Nah..jika kita tidak pernah mau mencari kelebihan diri, justru lebih banyak mengisi kekurangan2 maka begitulah yang sering kita dapatkan...setiap harinya.
(Apa yang kamu pikirkan itulah yang kamu dapatkan).
Dan rasa tidak mampu itu pulalah yang sering tertanam di benak kita setiap kesempatan itu datang.
Sekarang jika anda dipersilahkan orang lain untuk maju ke depan..ucapkan "yach..baik..trimakasih..." lalu (SENANG, BERDIRI dan BERJALAN CEPAT)...
Bismillah..
Tipsnya adalah: Saat dipanggil ke depan senangkan hati anda, senyumlah, tegakkan badan, keraskan suara, atur body language. Hal ini penting...kalau anda cemas...orang yang mendengarkan akan cemas, jika anda grogi..maka yang mendengarpun jadi grogi...dan jika anda bicara dengan semangat maka yang mendengarpun akan yakin dengan ucapan anda.
Disamping itu, pelajaran yang sering ditanamkan adalah melatih mereka untuk datang tepat waktu, dan jika terlambat harus minta izin masuk dengan mengangkat tangan kanan setinggi bahu sambil mengatakan "Maaf Ibu...Desi terlambat"....kalau ada yang belum pas..ulangi lagi sampai betul...Pada bagian inilah siswa sering tertawa menyaksikan kekikukan teman2nya...
Lho..kok kelihatannya mempermalukan mereka ya..?
Oo..tidak...Karena kita sudah sepakat, jika anda salah akan saya tegur, tapi jika anda benar akan saya puji...dan itulah tugas saya disini. Sekarang tempatnya belajar, berarti saudara memang harus siap untuk siajarkan, kadang ada koreksi2 kecil itu biasa.
Ketika Kita terbiasa dipuji maka kita harus terbiasa pula untuk dikritik, tentunya dengan cara yang "baik, berikan pengertian bisa ditambah dengan fun...dan selalu berikan tepuk tangan" setiap siapa saja yang mau tampil ke depan.
Berapa sering kita lihat mahasiswa masuk nyelonong saja kalau dia terlambat, tapi disinilah tempat kita kembali "membiasakan yang benar, bukan lagi membenarkan kebiasaan" bahwa kalau memang salah harus ada pengakuan, sekalipun saya sendiri yang terlambat...
Bagi yang datang terlambat setelah pelajaran dimulai harus berdiri dulu di depan, jika terlambat 10 menit maka berdirinya 10 menit. Terkadang banyak yang berjejer di depan. Tidak boleh bersandar atau ribut, tapi tetap berdiri tegak.
Kehadiran di lokal sangat penting sekali, bagaimana mungkin sikap mereka berubah jika tidak hadir dan tidak praktek ke depan. Jangan sampai nanti ketika ujian, justru lebih banyak yang datang, lho memangnya kemaren2 itu lho kemana aja..? Kecuali kuliahnya yang tidak perlu sering tatap muka seperti Universitas Terbuka. Iya kan..?
Bagi pelajaran2 seperti Etika Profesi, Budi Pekerti, ISD, Kewarganegaraan, Agama, Sejarah dll memang sering mengalami kendala. Intinya tergantung ketegasan kita.
Dan...Persoalan mana "yang hitam" mana "yang putih" harus jelas di mata mereka. Jangan sampai mereka menjadi pribadi yang abu2 dan tidak mempunyai pendirian yang kuat, sehingga mudah saja terjebak dengan permainan dunia...
Bagaimana cara mengatasi rasa percaya diri yang sudah kronis...? Tidak ada cara lain kecuali dengan mengapresiasi setiap siswa yang maju ke depan dengan memilih mereka yang acuh, ribut, pemalu atau tidak berani menatap .
Dalam setiap kali pertemuan, mereka selalu memainkan peran2 yang ada di dalam buku (Etika Profesional Sukses oleh Linda Hevira) atau latihan bicara di depan umum dengan memperbaiki cara berdirinya,duduk, berjalan, cara memegang buku, eye contact, gesture, movement dan body language, cara bertanya, cara menjawab, cara menginterupsi, cara mengatasi komplain, menjadi customer service, sekretaris, etika berkenalan, etika rapat, menjawab telpon, menjadi konsulting, press release, presentasi bisnis, kewirausahaan dan juga kasus2 Etika Profesi yang terjadi akibat kesalahan2 sendiri.
Saya berharap Mudah2an semua siswa dapat melakoninya dalam kehidupan sehari-hari dan sukses nantinya di dunia kerja , baik secara intelektual, profesional maupun mempunyai emosi yang handal...
Suatu peran yang amat mulia, jika kita bisa memotivasi mereka.
Semoga...
Rabu, 11 November 2009
Senin, 02 November 2009
BiTV : Pesona Wanita Gaya

Session I.
Assalaamu'alaikum WW.
Selamat siang pemirsa..
Senang sekali saya Linda Hevira / kembali hadir di hadapan anda / dalam Acara Pesona Wanita//.
Sebuah tayangan yang sarat dengan informasi dan referensi/mengenai busana/assessoris/dan juga peluang bisnis//.
Bersama saya telah hadir 2 orang narasumber / yang akan berbincang mengenai Tips dalam Memilih Busana Muslimah.
Langsung saja kita sapa nara sumber yang pertama : Ibu Vera Primadewi, designer dari PT. Arai Pinang Bukittinggi / dan Ibu Yessy Enriani seorang pelaku bisnis dan juga pemerhati mode.
Selamat siang Ibu Dewi...wah cerah sekali hari ini..
bagaimana khabarnya ibu..?
Nah ............
...........
..............
Jeda Iklan
Session 2. lanjutan..
Jeda iklan
Session 3. Tanya jawab dengan pemirsa..
Jeda iklan
session 4. Tanya jawab dan sambungan materi..
Jeda iklan
Session 5. Penutup..
Baiklah pemirsa, sampailah kita di penghujung acara, dan itu tandanya kita harus membuat kesimpulan dari perbincangan ini.
Baik ibu Dewi, apa yang dapat disimpulkan dari perbincangan ini?
Ya..Linda : Untuk memilih busana Muslimah ada 3 hal yang harus diperhatikan
Yang pertama : Tentu harus sesuai dengan ketentuan Agama
Yang kedua : Sesuaikan dengan tubuh ,
- jika bertubuh kecil gunakan warna2 yang cerah, bahan yang goyang.
- yang bertubuh gemuk, gunakan warna2 gelap dan bahan yang tidak begitu menempel dengan tubuh (seperti kaus) dan bukan juga bahan yang terlalu kaku, serta jauhkan dari motif yang ramai.
- yang bertubuh pendek,buat potongan di bawah dada atau di atas pinggang, supaya tubuh berkesan tinggi.
Dan Yang terakhir sesuaikan model dengan kepribadian masing2, jangan dipaksakan...
Ok..
Nah sekarang Ibu Yessi..apa yang dapat disarankan nich..
Baik Linda..
Saran saya adalah:
Disamping yang ibu Dewi tadi sebutkan, hendaknya kita kembali memasukkan motif2 bordir, tenun, sulam dan lainnya ke dalam ornamen busana yang dipakai.
Disamping motif2 tersebut merupakan warisan budaya kita, tentunya ini menjadi identitas dan promosi kerajinan daerah Bukittinggi sendiri sebagai kota wisata.
Baik..
Trimakasih Ibu Dewi../ Trimakasih Ibu Yessi/ dan juga Trimakasih buat pemirsa yang telah bersama kita dari awal hingga akhir acara ini...
Ingat pemirsa..Fashion not only closing the body, but also reflection of personnality...
Akhirnya /saya Linda Hevira dan kru Pesona Wanita Gaya / undur diri dari hadapan anda.
Selamat Siang. Sampai berjumpa lagi..
Wassalaamu'alaikum WW
Minggu, 01 November 2009
IMAGE dan BODY LANGUAGE
Penampilan bahasa tubuh sangat mempengaruhi image (citra diri) anda.
- Perhatikan bagaimana mata anda bereaksi begitu melihat sesuatu ...
- Bagaimana senyum anda keluar ketika ada teman yang sukses..
- Bagaimana postur tubuh anda ketika berdiri di depan umum (tegak, miring, malu2, tidak PD, takut, grogi dll...
- Bagaimana gerakan tangan anda saat berbicara, menggunakan tangan kiri atau kanan...
- Bagaimana ekspresi anda saat dipancing emosi oleh seseorang ...
- Bagaimana gerakan kepala, mata, ekspresi wajah anda ketika mendengar nasehat dari seseorang..
- Bagaimana anda tertawa terbahak2 di depan umum..
- Bagaimana intonasi suara anda saat bicara keras/lunak/sedang..
- Bagaimana anda sibuk sms-an/telpon-an/facebook-an tanpa minta izin dulu sama lawan bicara...
- Bagaimana anda menggaruk2, memencet2 jerawat, mencabut janggut, ngupil, makan sambil mengeluarkan bunyi ck..ck..ck.., menggigit2 kuku,menggigit pena, meludah di depan orang, sibuk mengatur jatuhnya rambut...dll
Rekam dan amati diri anda..
INGAT, BODY LANGUAGE ANDA adalah CERMINAN SIAPA ANDA...


















